Komentar






Untuk membaca jawaban/tanggapan saya pada komentar-komentar di bawah ini, silahkan kunjungi pos bersangkutan.

KOMENTAR "FAVORIT" SAYA:


pintu jati has left a new comment on your post "Target Laba Main Saham (Bagian III)":

Hahaha ternyata gak seserem yg ditulis diblog.. stlh bbrpa buln mendalami sy bs profit 30-70% per buln.. baca buku nicolas darvas mas legenda pasar modal dg profit 28% perbuln.(itu dulu masih manual, skang Sudh online bs lebih maksimal)


Posted by pintu jati  at July 23, 2016 at 10:03 PM 


---###$$$###---







Agustin Agus has left a new comment on your post "Cara Melakukan Cut-Loss Saham (Bagian I)":

Selama ini saya baca2 saja. Baru sebulan buka rekening efek, pertama beli untung, hari berikutnya berbalik rugi 1 % andaikan tidak cutloss bisa nyungsep lebih dalam. Dan saya akan mempraktekkan ilmu dari mas Iyan plus diramu dengan cara lain. Semua pos-pos saya baca termasuk komentar2nya. Saya mencoba beli saham yg kelompok gainer mendapat untung, lalu coba beli yang kelompok loser berharap naik malah nyungsep lebih dalam akhirnya saya cutloss. Andaikan tidak cutloss mungkin tidak bergerak beberapa hari karena saya lihat gak ada volume bid. Luar biasa ilmunya mas Iyan. Terima kasih.


Posted by Agustin Agus at July 21, 2017 at 10:07 PM






Agustin Agus has left a new comment on your post "Cara Melakukan Cut-Loss Saham (Bagian I)":

Hampir 4 tahun bagian ke 2 kutunggu dengan sabar.


Posted by Agustin Agus  at July 20, 2017 at 4:00 PM






ramdani dian has left a new comment on your post "Sukses Main Saham - Observasi Jack Schwager (Bagia...":

Selamat malam bung iyan.saya sangat senang bersyukur ktmu blog bung iyan.saya sangat awan tentang dunia saham untung ktmu blog ini jadi saya di paksa u/ "BERFIKIR"... hehehe
Ini cerita saya main saham.saya tau betul penekanan bung iyan tentang CUT LOSS. Tp di sisi lain saya pernah baca post bung iyan jangan di makan mentah2 saran para ahli sekalipun(saya pikir termasuk bung iyan juga..hehehe).tibalah saya beli 3 saham perdana saya tanpa pake sistem CL yg bung Iyan tekankan dan akhirnya baru disitu percaya dengan POWER CUT LOSS..sebab dari 3 saham itu nyampe sekarang belum ada yg bangun..hehehe
Terima kasih Bung Iyan semangat,sehat dan sukses ditunggu postingan selanjutnya.


Posted by ramdani dian to at June 19, 2017 at 12:03 AM




Alexander Saogie has left a new comment on your post "Sukses Main Saham - Observasi Jack Schwager (Bagia...":

Selamat pagi bang Iyan, Saya merasa bahwa saya sudah trading dengan benar, Saya penganut follow the trend, potition sizing, MM, termasuk stop loss tetapi kenapa masih belum bisa profit konsisten,tolong bang Iyan memberi pencerahan, terimakasih bang,sukses selalu


Posted by Alexander Saogie at June 18, 2017 at 10:58 AM





Erwin Sanz has left a new comment on your post "Target Laba Main Saham (Bagian IV)":

Dear pak Iyan
A. Sedikit curcol dari saya
Tidak terasa tanggal 1 Juni kemarin saya genap 2 tahun mencoba berkecimpung di dunia saham
Memulai tahun kedua dengan begitu mulus sampai pertengahan bulan Agustus return saya
sudah sekitar +14%, kayaknya dapet profit kok gampang banget, dalam hati mulai besar kepala "Heheh.. kayaknya tahun kedua return guwe minimal
50% bisa dapet nih" Bayangan keluar dari kerja kantoran, lalu bayangan bisa beli mobil baru, beli ini-itu mulai bermunculan..

Namun apa yang terjadi hanya dalam jangka waktu sebulan yakni dipertengahan bulan September
bukan hanya return 14% itu melayang, modal dan return tahun pertama saya pun sudah berbalik -6% !!!

Ternyata saya sadari kesalahan di tahun pertama masih terbawa yaitu selalu merasa bahwa trading profit, meminjam istilah Minervini, adalah "house money" yang rasa kepemilikannya kurang ketimbang modal awal

Akhirnya bulan September itu saya menetapkan diri untuk mengambil keputusan bahwa berapapun profit yang saya hasilkan akan saya take tiap akhir bulan.

Hal ini bertujuan untuk menipu diri bahwa setiap awal bulan mulai dengan modal awal (yang
harus dilindungi mati-matian), sedangkan profit yang sudah didapat bulan sebelumnya.. lupakan!

Rupanya sistem ini cukup membuahkan hasil yang lumayan, setelah jatuh bangun sepanjang tahun ini
setidaknya per 31 Mei kemarin saya berhasil membalikkan kedudukan dengan return akhir
sekitar +11% atau +14% jika include deviden (masih jauh dibawah IHSG yang sekitar 20%)

B. Selain curcol saya juga ada pertanyaan pak:
1. Saya sering baca bahwa konon 90% pemain saham akan kehilangan uang dan berhenti, apa menurut
pak Iyan ini mitos atau fakta? Apa ada sumber yang dapat dipercaya?
2. Apa pak Iyan memperhitungkan deviden (jika ada) dalam perhitungan return ?
3. Kalau boleh tau kira-kira return pak Iyan dalam periode yang sama dengan saya berapa persen sebagai referensi saja?
Trader berpengalaman seperti bapak pasti menang banyak ya saat IHSG relatif bullish seperti tahun kemarin sampai sekarang :-)
4. Apa pak Iyan pernah penasaran dengan hasil return trading teman-teman yang "berguru" di blog terusbelajarsaham
terutama yang cukup rajin muncul seperti Sam Samijan, El Heze, Pintu Jati, Herlambang, Setiawan_jak dll?
5. Saya baca di buku Jack Schwager, ada pertanyaan ke salah satu wizard kalau tidak salah Ed Seykota
"Apakah suatu saat sistem trend following tidak akan bekerja lagi?" . Kalau pak Iyan ditanya Jack, kira-kira
apa jawaban bapak?
6. Pertanyaan just curious, dengan modal relatif lumayan besar seperti pak Iyan (asumsi saya sekitar 10M-maaf kalau ngaco hehe), apakah
sudah bisa untuk menggoreng saham terutama yang kapitalisasi nya kecil-kecil dan turnover harian sedikit (dibawah 1M)?
Apakah pak Iyan pernah mencoba pengalaman "menggoreng"?

Akhirnya saya ucapkan terimakasih, berkat jasa pak Iyan jua saya masih bisa bertahan sampai sekarang..
:-)


Posted by Erwin Sanz  at June 7, 2017 at 9:39 PM






Jonathan Bayu S has left a new comment on your post "Buku":

Pak Iyan, saya tertarik dan masih belajar tentang analisis teknikal. Sekarang saya baru punya 1 buku pegangan "Getting Started in Chart Pattern" by Thomas Bulkowski. Buku yang mana kira2 yg terbaik buat TA? Mungkin bukan terbaik tapi yang pas buat orang yang masih baru belajar TA?


Posted by Jonathan Bayu S at June 6, 2017 at 10:43 AM





Unknown has left a new comment on your post "Beli Saham. Jual Untung/Cut-Loss. Ulangi.":

Bung Iyan, kalau tidak salah anda sering menyebutkan untuk membeli saham yang naik, apakah saham yang naik ini maksud anda adalah saham yang trend nya sedang naik atau candle nya positif? atau keduanya?


Posted by Unknown at June 2, 2017 at 8:13 PM






Erwin Sanz has left a new comment on your post "4 Tahap Pembelajaran Main Saham Nicholas Darvas (B...":

Maaf ikut nimbrung pak Iyan..
Dari komen bung Unknown diatas
"Jadi saya kira kelemahan dari Darvas ini adalah tidak adanya kesabaran"
Apakah ini yang namanya ego di dunia saham..?
Banyak orang lebih "memilih" rugi (atau tidak untung atau tidak untung besar) yang penting tidak dianggap lemah/salah/bodoh..
Kl saya sih gapapa dianggap lemah asal bisa dapet 2jt USD.
:-)

Posted by Erwin Sanz at May 31, 2017 at 12:49 PM




Erwin Sanz has left a new comment on your post "Kurikulum":

Selamat malam pak Iyan,
Sambil belajar saham saya buka2 lagi halaman kurikulum bapak dan ga sengaja nemu komen tentang fibonaci, dan setau saya sudah hampir 4 tahun dari reply bapak diatas.. sy belum nemu ada post tentang Fibonacci.
Terus terang dari segala macam indikator, fibonacci adalah yang paling tidak saya lirik karena bagi saya tidak masuk logika.
Pertanyaan saya adalah
1. Apakah bapak menggunakan fibonacci sebagai salah satu analisa teknis?
2. Apakah fibonacci termasuk self fulfilling prophecy.. support dan resistan menjadi beneran hanya karena banyak orang yang percaya dan menggunakannya?
3. Apakah ada alasan logis dari penggunaan fibonacci di dunia saham?
Terimakasih banyak sebelumnya
:-)


Posted by Erwin Sanz at May 28, 2017 at 9:06 PM




Atiek Budiarti has left a new comment on your post "Definisi Uptrend, Downtrend, Sideway (Bagian II)":

sepertinya sebagai Pemula saya terlambattt utk membaca blog ini. Saya mendengar info "belilah saham saat harga sedang turun" Disini yang saya baca disini malah kebalikannya.. and Now, saya lihat beberapa saham yang saya beli pada saat downtrend malah terus turun dan tidak ada tanda-tanda naik (sudah 4-6 bulan terus turun). Melihat kondisi tidak ada pergerakan naik, apakah sebaiknya cut loss atau Hold untuk bbrp waktu lagi ?


Posted by Atiek Budiarti at May 9, 2017 at 12:54 PM






Unknown has left a new comment on your post "Main Saham Bisa Untung Berapa?":

Maaf pak, ada kawan yang bermain saham harian, buka pagi tutup sore, bisa ambil untung sampai 2 persen bagaimana ?


Posted by Unknown at April 25, 2017 at 3:39 PM





Erwin Sanz has left a new comment on your post "4 Tahap Pembelajaran Main Saham Nicholas Darvas (B...":

Slmt malam pak Iyan,
Saya sebelumnya sudah baca buku Darvas ini (meskipun bukan dr hardcopy seperti saran pak Iyan)
Dan seingat saya in the end Darvas menjadi techno-fundamentalist.. pertanyaan saya apakah pernah terbersit/kepikiran/terlintas/terbayang bahwa suatu saat pak Iyan tidak akan full teknikal tetapi juga melibatkan fundamental.. atau pak Iyan juga sudah pernah mencoba mengawinkan analisa fundamental dan teknikal sebelumnya (dan tidak cocok juga seperti ketika memakai full fundamental)..
Terimakasih atas jawabannya

:-)


Posted by Erwin Sanz at April 22, 2017 at 8:23 PM





Unknown has left a new comment on your post "4 Tahap Pembelajaran Main Saham Nicholas Darvas (B...":

Agak lucu juga saya baca kisah Nicolas Darvas ini yang katanya mau jadi fundamentalist saham baru dibeli 4 hari turun langsung dijual padahal kalau mau jadi seorang fundamentalist tidak terpengaruh oleh fluktuasi harga jangka pendek. Jadi saya kira kelemahan dari Darvas ini adalah tidak adanya kesabaran.


Posted by Unknown at April 22, 2017 at 12:13 AM





A_Must has left a new comment on your post "Analisa Teknikal Saham Untuk Pemula, Bagian 6":

Kang Iyan,
Terima kasih artikelnya. sangat membantu saya dalam bermain saham. Saya bermain saham dari Januari 2017 yang dimulai hanya memahami konsep pasar saham, dasar Ă„nalisa Fundamental"dan Analisa Teknikal yang sangat minim(hanya trend naik/turun). Sekarang saya mempunyai Portofolio 8 saham, yang kebetulan sedang merah(turun) semua, setelah dianalisa dengan grafik MA, MACD dan RIS serta analisa data lebih detail ternyata BULLISH-BEARISH (50-50), kang Iyan mohon tanggapan pertanyaan saya sbb:
- dalam portofolio berapa jumlah saham yang ideal?
- Untuk menentukan jual/beli saham, idealnya berapa macam methode analisa teknikal yang digunakan?

Salam,
A. Mustofa


Posted by A_Must at April 13, 2017 at 9:27 AM






setiawan_jak has left a new comment on your post "4 Tahap Pembelajaran Main Saham Nicholas Darvas":

di tunggu kelanjutannya bung iyan.

saya seneng nya bung iyan ga julan sih yang lain pada jualan padahal kalo dia pinter pasti udah kaya dari saham ngapain jualan seminar yg cuma recehan betul ga bung iyan


Posted by setiawan_jak  at March 27, 2017 at 6:24 PM





herlambang has left a new comment on your post "Main Saham Cara Nicholas Darvas":

Dear Mas Iyan..

Salam hangat..

Maaf nih baru sempet mampir. Mantap ulasan bukunya, kebetulan saya juga sudah baca, memang bagus isinya, cuma sayang versi ebook,
jadi mungkin banyak kekurangannya. Seorang profesional trader seperti Mas Iyan saja membaca berkali2 buku ini, apalagi pemula seperti saya,
mestinya lebih sering lagi bacanya kali ya.

Saat ini saya sedang belajar mencoba kembali bermain dalam time frame pendek, termasuk juga menerapkan trailing stop.
Tapi yah..musuh saya adalah diri saya sendiri, masih sulit untuk menegakkan disiplin sesuai dengan plan.

Oh ya, Darvas menyinggung masalah waktu "tiga minggu", tapi kadang terjadi juga harga saham dibuat sideway lebih dari tiga minggu,
untuk membuat para trader bosan, dan ketika dilepas, ternyata di minggu ke-4 atau ke-5 malah terbang.
Kalau ini terjadi, maka akan meninggalkan kekecewaan sih ya.

Tapi itu masih mending, jika dibandingkan dengan harga dibuat turun sampai mencapai titik stop loss kita, tapi ternyata keesokan harinya
harganya malah dibuat terbang. Yang terjadi bukan kekecewaan lagi ya, tapi sungguh menyakitkan.. OMG.. (eh kok jadi curhat..haha)

Terima kasih kalau ada saran untuk kedua kejadian diatas.


Posted by herlambang at March 22, 2017 at 8:24 AM





kusumo has left a new comment on your post "Cara Menarik Garis Trend/Trendline":

salam pak IYAN...
saya sangat sangat betul menikmati pelajaran pelajaran saham dari blog anda, artikel2 yang anda tulis di ini,selain mudah dimengerti juga sangat berkelas,,saya bisa mengatakan artikel anda sangat berkelas karena saya membandingkan materi blog ini dengan materi blog blog lain yang ada di mbah google,sangat terlihat peredaannya,,juga tak kalah lebih extrim lagi,saya membandingkan pembelajaran di blog ini dengan pembelajaran di tempat saya mengikuti khursus secara langsung di suatu daerah JOGJA,sangat terlihat sekali perbedaan kwalitas materi pembelajarannya.

ah sudahlah,,kenapa juga saya menyanjung lautan dengan memberi sekilo garam di tengah lautan,,toh juga ga akan merubah rasa airnya,,, :) :)

yang jadi pertanyaan saya pak IYAN...
Bisakah/benarkah/tepatkah kita menentukan titik garis uptrend atau titik suport trading harian di titik lowest candlestick beberapa hari/5,6,atau 7hari, sebelumnya..?
karena saya sering menemukan model grafik candlestick yang tidak bisa di tarik garis uptren 6 bulan sebelumnya seperti yang diajarkan VICTOR SPERANDEO melaui njenengan.

beribu ribu terimakasih saya ucapakan kepada njenengan bapak IYAN,semoga amal pembelajaran yang anda berikan secara GRATIS ini mendapat balasan yang lebih dari ALLAH SWT,,amin...

nb; pleace give me feedback,so i can understand that i want :) :) :)...thankyou ferry much


Posted by kusumo at March 20, 2017 at 8:04 AM






setiawan_jak has left a new comment on your post "Main Saham Cara Nicholas Darvas":

makasi om tulisannya. kalo buku yg versi bahasa indonesianya ada ga om.

dari pembaca setia om ian.

di klik ya iklannya yg baca hehehe biar tambah maju blognya om ian


Posted by setiawan_jak at March 13, 2017 at 8:08 PM






daenuri nunu has left a new comment on your post "Main Saham Cara Nicholas Darvas":

tolong jelaskan donk Bung Iyan, trading plan dengan Teori Darvas. maksh.


Posted by daenuri nunu  at March 11, 2017 at 12:16 PM





plegmatis_ has left a new comment on your post "Berapa Sebaiknya Modal Awal Main Saham?":

Pak Iyan, bagaimana untuk yang baru mulai main saham dengan modal ratusan ribu? Apakah itu modal yang terlalu kecil?


Posted by plegmatis at February 28, 2017 at 6:52 PM





lukas.marajohan hutahaean has left a new comment on your post "Beli Saham Naik Yang Mana?":

Pak iyan salam kenal,,
Dari jan 15 saya menyukai blok ini.dan dari blok ini saya belajar trading ...awal nya saya rugi 50%. Betul sekali pak.. bulan nov 16 saya sudah beli bwpt 194 besok nya naik ke 198 saya tahan tapi hari ke 5 turun ke 192 saya tahan tapi hari ke muncul new low 190 lalu saya cutloss takut lebih dalam lagi.trauma karena bulan agustus pernah rugi beli 298 jual 202 . Tapi setelah saya cutloss bwpt malah naik ke 210 .sy pikir ini naik palsu jd saya gak brani beli lagi.hingga sekarang bwpt sudah 3xx. Saya tambah gak berani beli.dalam hati seandainya artikel pak iyan ini sudah pernah kubaca sebelum nya pasti aku masuk lagi di 210 ... trimakasih artikel bapak iyan sekarang aaya tambah ilmu trading.
Pak saya mau tanya jika saya menemukan emitten seperti chart nomor 2 bagaimana saya mengeksekusi nya agar saya berani masuk apakah dari vulume,atau value ataukah dari foreign buy . Treimakasih Gbu.


Posted by lukas.marajohan hutahaean at February 25, 2017 at 5:35 PM






Gibran Awaludin has left a new comment on your post "Main Saham Bisa Untung Berapa?":

Apakah bapak iyan pernah mencapai gain sampai 10% dalam sebulan dengan lebih dari 1 transaksi ?


Posted by Gibran Awaludin at February 24, 2017 at 9:39 PM




Erwin Sanz has left a new comment on your post "Definisi Uptrend, Downtrend, Sideway (Bagian I)":

Selamat malam pak Iyan,
Saya baca2 lagi jawaban dr pak Iyan, jadi muncul pertanyaan lagi nih.. pak Iyan pernah bilang di salah 1 komentar kl pak Iyan pribadi menentukan titik cut loss bukan berdasar persentase seperti metode O' Neil (fix 7-8%) tapi berdasarkan persentase ketika harga sudah turun menembus ke level Support,
nah pada contoh saham yg terus new High,bagaimana bapak pribadi menentukan level Support tersebut?
Kebetulan saya beberapa minggu kemarin membeli saham yg serupa tapi sudah 2 hari ini turun ( mu gkin bapak tau saham yg saya maksud).. soalnya kl dilihat saking mulusnya chart tsb sampai "nyaris" tidak terbentuk titik Higher Trough yg bisa dijadikan level Support
Terimakasih atas jawabnya
:-)


Posted by Erwin Sanz at February 23, 2017 at 7:14 PM





Morgan Primawan has left a new comment on your post "Tahukah Anda Nilai Portofolio Saham Anda?":

Salam Bang iyan saya bingung mau komen dimana,dengan bangga & sombong saya berani ucapkan ivestasi saham itu sangat mudah,mudah merugi bagi siapa yang tidak belajar tapi hanya berharap profit(contohnya saya),niat hati mau investasi 1 tahun tapi apadaya baru 3 minggu portofolio saya sudah berwana merah dengan prosentase -40%, dengan pengalaman ini mungkin lebihbaik saya kembali investasi deposito dengan return yang pasti dan lebih fokus terhadap bidang usaha yang jalani sekarang, Saran bagi pemula seperti saya "Investasi saham itu butuh totalitas untuk belajar dan pengalamaan yang lama",jikalau anda berpikir mendadak kaya raya di dunia saham kemungkinan kecil sekali lebih baik kubur impian anda dalam2,Terimakasih bang iyan tulisan anda di blog ini secara tidak langsung menyelamatkan orang-orang awam yang hampir bangkrut karena investasi saham


Posted by Morgan Primawan at February 16, 2017 at 5:27 AM





Oetjhill has left a new comment on your post "Indikator Analisa Teknikal Average True Range (Bag...":

Halo bung Iyan,

Dari artikel ini dan artikel lain yang saya baca, ATR digunakan untuk menentukan titik stop loss, umumnya 2x nilai ATR. Yang ingin saya tanyakan:
1. Semisal stop loss dengan ATR sebesar -20% harga beli, apakah target harga yg kita tetapkan paling tidak 40% agar perbandingan resiko dan target harganya menjadi layak? Bagaimana bila 40% tersebut ternyata melebihi garis resistance-nya?
2. Nilai ATR berubah setiap hari, apabila nilai atr turun apakah sebaiknya kita juga menaikkan stop loss?

Terima kasih


Posted by Oetjhill at February 5, 2017 at 5:34 PM







Faozan Hadi has left a new comment on your post "Arti Istilah "Marked-to-Market"":

Manteep Pak Iyan sharing ilmunya.. ilmu bidang investasi dan pasar modal saya sangat3x bertambah setelah baca dan baca blog Pak Iyan... Sukses terus dan moga Pak Iyan sehat selalu.. Terima kasih...


Posted by Faozan Hadi at February 5, 2017 at 12:42 PM




tony lin has left a new comment on your post "Istilah Saham":

Dear Pak Iyan, pernahkah Bapak mendengar atau bertransaksi pada platform "Optional Trading" sebagai contoh https://www.binary.com/id/home.html Bagaimana pendapat bapak mengenai ini? Terima Kasih


Posted by tony lin at February 1, 2017 at 12:19 PM





Johannes Adichandra has left a new comment on your post "Buku":

Pak Iyan, kalau misal beli The Intelligent Investor versi bahasa Indonesia apakah inti ajarannya akan mudah diresapi seperti yang buku originalnya?
Karena yang buku bahasa Inggrisnya mahal sekali.
Terima kasih


Posted by Johannes Adichandra at January 18, 2017 at 2:12 AM






Erwin Sanz has left a new comment on your post "Seberapa Sering Trader Saham Top Dunia Untung?":

Malam pak Iyan,
Mohon maaf sebelumnya kl pertanyaannya agak pribadi.
Untuk trader saham top nasional seperti pak Iyan sendiri persentase benar nya kira2 berapa persen ya pak?
Saya tahu intinya selama keuntungan kita lebih besar (bukan lebih sering) dr kerugian maka kita akan mencetak profit.. tp saya tetap penasaran dan juga sbg referensi saya
Trimakasih sebelumnya
:-)


Posted by Erwin Sanz at January 16, 2017 at 6:54 PM





ansharuddin mochram has left a new comment on your post "Jawab Pertanyaan Ini Sebelum Investasi Saham":

Saya PNS rendahan pada suatu Instansi Pemerintah, Alhamdulillah sudah punya 2 buah rumah RS dgn fasiltas KPR, Saya juga menabung emas untuk investasi, selain itu ada juga usaha sampingan walaupun hasilnya hanya cukup untuk membayar cicilan kpr. sebagai peagwai kecil, penghasilan sangat pas pasan untuk hidup, namun niat saya untuk berinvestasi sangat besar, dan dlm beberapa bulan kedepan cicilan kredit sy selesai, menurut bung Iyan tepatkah jika kelebihan dana ( 1 jt-an perbulan ) saya gunakan untuk bermain saham, tipe apakah yg cocok untuk saya trader atau investor ?

Posted by ansharuddin mochram at January 15, 2017 at 9:34 AM





MARGAWIN has left a new comment on your post "Arti Istilah "Right Issue" di Bursa Saham Indonesi...":

Terima kasih pak Iyan..penjelasannya sangat jelas n gamblang sangat memberikan pencerahan..semoga pak Iyan sehat,sukses dan bahagia selalu..


Posted by MARGAWIN  at January 12, 2017 at 3:29 PM





mad fa has left a new comment on your post "Benarkah Anda Benar-benar Ingin Main Saham?":

Saya mulai main saham 30 mei 2016, dua bulan pertama pakai cara aman dan sukses, 3 bulan kedua coba2 cara baru dan banyak nyangkut dan cut loss sampai 30% modal, 2 bulan selanjutnya pemulihan pakai cara awal saya dan sampai sekarang modal awal saya kembali pulih kembali. Saya setuju bahwa tiap orang punya karakter tersendiri dalam main saham. Dan semuanya melalui proses pembelajaran karakter trading atau investasi untung rugi seperti orang yang mulai merintis bisnis dari nol. Terimakasih atas blog ini.


Posted by mad fa  at January 12, 2017 at 1:19 PM






Nora Indrianti has left a new comment on your post "Apakah Wanita Cocok Main Saham?":

Halo Kak Iyan, makasih ya tulisannya jadi nambah semangat buat main saham...
awalnya suami yang main dulunan, tpi rugi hampir 20%,karena sambil bekerja jadi gak fokus ke saham...dia mengusulkan saya buat gantiin dia main, tapi masalahnya arti saham saja saya tidak mengerti.jadi saya baca buku dan internet tentang saham,untung ketemu blog ini yang mengupas tuntas tentang saham...
oh ya, apakah dengan modal 5 juta itu cukup buat main saham.,?apakah sebaiknya main ODT atau swing?


Posted by Nora Indrianti  at January 11, 2017 at 10:23 AM






Erwin Sanz has left a new comment on your post "Arti Istilah "Marked-to-Market"":

Malam pak Iyan,
Ada yang menggelitik saya yaitu pernyataan "ada kalanya konsep marked to market tidak tepat untuk digunakan"
Kalau berkenan bisa tolong dijelaskan kapan konsep tersebut tidak tepat digunakan dan mengapa
Trimakasih sebelumnya
:-)


Posted by Erwin Sanz  at January 5, 2017 at 8:48 PM






Febrianto Adi has left a new comment on your post "Seberapa Sering Trader Saham Top Dunia Untung?":

Dear Pak Iyan..

Sebelumnya saya mengucapkan terimakasih untuk tulisan-tulisannya yang sangat bermanfaat, semoga meskipun hasilnya tidak banyak (dari adsense) namun dibalas oleh Yang Maha Kuasa dengan cara yang lain. aamiin.

Tapi saya ikut sedih juga pak Iyan sempet curcol masalah adsense google. Dan teman2 lain juga kasih masukan tentang adsense dll.

Tapi saya ingin menyambung dari komentar mas hidayat syah, tentang iklan spot.
Jadi intinya Pak Iyan jangan tergantung dengan google adsense, Pak Iyan bisa atur sendiri.
contoh:
- ajukan tawaran ke IDX, atau broker2 lokal, secara langsung.
- blog ini pengunjungnya misal xxxjuta perbulan. dengan pageview xxxjuta
- anda bisa pasang banner di blog ini selama 1 bulan dengan harga xxx
- pasang deh banner perusahaan yg bersangkutan di sidebar, atau di artikel link ke web perusahaan tersebut.

contoh kasus adalah blog2 motor, iklan langsung dari ahas, dll.

cumma sedikit ide, semoga sedikit membantu.

sekali lagi terimakasih atas artikel2nya, semoga pak Iyan sukses selalu.

regards,


Posted by Febrianto Adi  at January 5, 2017 at 3:28 PM





Febrianto Adi has left a new comment on your post "Perangkat Keras Untuk Bermain Saham":

keren pak Iyan! lebih keren lagi dan komplit bikin review setupnya seperti ini dong pak iyan http://www.trader-dante.com/setup.html


Posted by Febrianto Adi  at January 5, 2017 at 2:36 PM






harry tofan has left a new comment on your post "Analisa Teknikal Saham Untuk Pemula, Bagian 6":

Selamat tahun baru Bung iyan......artikel terus belajar saham....sangat inspiratif dan sangat pencerahan (bagi pemula seperti saya).....kapan kelanjutannya?...satu lagi Bung iyan......apakah saham blue chip, us stock market.....karakternya bisa disamakan dengan saham saham lokal.....mohon pencerahannya? Thx

Posted by harry tofan at January 4, 2017 at 2:02 PM







El Heze has left a new comment on your post "Cara Membeli Saham Untuk Pemula (Bagian III)":

Pak Iyan

Transaksi saham dikenakan pajak berapa persen ya? Apakah pajak tersebut sudah termasuk dalam fee beli dan fee jual?


Posted by El Heze at January 4, 2017 at 10:57 AM





Renanta Rizka has left a new comment on your post "Arti Istilah Price-to-Earnings Ratio":

pak, saya mau bertanya ... saya masih kurang paham dengan penjelasan ini yang di buku .. yaitu :
"Contoh:
Laba bersih perlembar saham yang diestimasi pada periode selanjutnya (E1) adalah sebesar Rp 2.500,-. Harga pasar saham perusahaan ini adalah Rp 20.000,- . Investor memperkirakan PER untuk saham ini adalah 10. nilai intrinsik saham ini dapat dihitung sebesar:
Po = Po / E1 . E1
= 10 . Rp 2.500,-
= Rp 25.000,-
Karena harga pasar saham ini adalah sebesar 20rb, sedangkan nilai instrinsiknya adalah sebesar 25rb, maka saham ini dijual dengan harga yang murah (undervalued)."


Posted by Renanta Rizka at January 2, 2017 at 9:22 PM


No comments: