Komentar






Untuk membaca jawaban/tanggapan saya pada komentar-komentar di bawah ini, silahkan kunjungi pos bersangkutan.

KOMENTAR "FAVORIT" SAYA:


pintu jati has left a new comment on your post "Target Laba Main Saham (Bagian III)":

Hahaha ternyata gak seserem yg ditulis diblog.. stlh bbrpa buln mendalami sy bs profit 30-70% per buln.. baca buku nicolas darvas mas legenda pasar modal dg profit 28% perbuln.(itu dulu masih manual, skang Sudh online bs lebih maksimal)


Posted by pintu jati  at July 23, 2016 at 10:03 PM 


---###$$$###---







daenuri nunu has left a new comment on your post "Beli Saham Apa?":

Saya tunggu pos selanjutnya Bung Iyan.

dari bulan Oktober 2016 saya mulai menemukan blog ini.

Setelah baca dengan tuntas bahkan berkali-kali pada semua artikel di kurikulum, akhirnya pada Desember 2016 saya mulai trading saham. Stelah sebelumnya hanya invest di reksadana.

Saya berani trading saham karena setelah berulang-ulang baca artikel "tiga hal maha penting sebelum trading" yaitu cutloss. Artikel inilah yang membuat saya percaya diri untuk bisa melindungi modal.

Mulailah saya beli saham. Coba2 tombol buy di IPOT. Dan waktu itu saya belum tahu cara membaca candle stick. Parah Bung, Hehe.

Berdasarkan petuah Bung iyan, maka hal pertama yang saya lakukan adalah belajar dan latihan cutlos.

Setelah berbulan2 latihan saya baru sadar, bahwa cutlos yang baik itu jika harga terus turun atau sideway lama setelah cutlos.

Jika saya cutlos, dan harga kemudian naik, bukan ide cutlosnya yang salah, namun metode cutlos yang harus saya evaluasi.

Dan alhamdulillah saat ini hasilnya jauh lebih baik bung.

Pernah 2 bulan saya coba tak memakai cutlos, porto saya hancur lebur Bung, merah berdarah-darah.

Jadi benarlah apa yang dikatakan Bung Iyan, hal pertama yang harus dilakukan sebelum trading adalah belajar cut los, cut los, cut los.
Dan saya yakin, jika sudah terlatih dengan metode cutlos, maka akan lebih mudah juga melakukan trailing stop.

Pada akhirnya saya hanya ingin mengucapkan terimaksih kepada Bung Iyan yang telah memberi tahu saya tentang satu hal yang maha penting dalam trading, yaitu CUTLOSS.

Teruslah menulis Bung, karena jika penulis mati, ia akah dihidupkan lagi oleh kata-kata yang ia rangkai semasa hidupnya.


Posted by daenuri nunu at September 9, 2017 at 11:06 AM







Abi Riono has left a new comment on your post "Trading Plan Yang Menguntungkan Dengan Indikator M...":

Dear bung Iyan,
Sebelum bung Iyan entry buy trhdp suatu saham, apakah anda melakukan screener saham dulu, scr fundamental. Atau anda hanya berpatokan pada analisis teknikal yg momentum bagus. Analisis teknikal yg seperti apa yg membuat bung Iyan profit, atas berbagi ilmunya n pencerahannya sy haturkan trmksh.


Posted by Abi Riono at September 3, 2017 at 8:41 AM







Erwin Sanz has left a new comment on your post "Koleksi Buku Main Saham Iyan Terus Belajar Saham":

Malam Pak Iyan,
Maaf yaa ikutan nimbrung
Saya mau tanya karena penasaran dengan pernyataan "Dugaan saya adalah karena selama 2 bulan ini sedang JARANG saham yang UPTREND kuat"
Sebenarnya saya tidak mau menyebutkan nama saham karena tahu pak Iyan tidak membahas suatu saham secara spesifik, tapi supaya mempermudah pertanyaan saya saja.. apa saham-saham seperti JSMR, BBNI, BBTN, BNGA, UNTR, BBCA dll tidak termasuk uptrend kuat?
Lalu kalau mereka tidak termasuk uptrend kuat menurut bapak PRIBADI apa definisi "saham yang UPTREND kuat"
Misal MA periode tertentu harus diatas MA periode tertentu dan lain sebagainya
Terimakasih banyak atas pencerahannya
:-)


Posted by Erwin Sanz at August 29, 2017 at 10:38 PM





Agustin Agus has left a new comment on your post "Koleksi Buku Main Saham Iyan Terus Belajar Saham":

Mas Iyan, main saham sekarang lagi lesu ya, sering banget cutloss. Atau saya yang salah?


Posted by Agustin Agus at August 26, 2017 at 7:16 PM






rian abdi gunawan has left a new comment on your post "Koleksi Buku Main Saham Iyan Terus Belajar Saham":

Mas Iyan, saya pembaca setia blog mas iyan dan banyak pelajaran yang bisa saya tarik selain membaca buku-buku teknikal analysis baik modern atau klasik. Dilihat dari koleksi bukunya mas iyan sudah well-rounded dari stocks, bonds, forex sampai derivative. Kalau boleh tahu apakah mas iyan juga aktif dalam trading forex atau derivative diluar saham indonesia. salam kenal.


Posted by rian abdi gunawan at August 23, 2017 at 12:07 PM






Erwin Sanz has left a new comment on your post "Buku Main Saham Iyan Terus Belajar Saham":

malam pak Iyan,
pertama kali lihat judulnya sekilas.. kaget saya.. kirain bukunya pak Iyan sudah terbit.. oh ternyataa.. hehe
btw koleksinya lengkap sekali cuma saya penasaran
1. buku apa saja yang berada di meja samping tempat tidur, di atas meja TV, atau di rak di dalam kamar mandi. (masih sering dibaca)
2. kok buku reminiscences dan bukunya o'neill disimpan di lemari saja
trims pak
:-)


Posted by Erwin Sanz at August 21, 2017 at 7:00 PM






andi rusli has left a new comment on your post "Analisa Volume Saham Pertama Untuk Pemula":

Bang iyan apakah volume = jumlah lembar buy + jumlah lembar sell. Benar begitu kan bang atau saya salah?


Posted by andi rusli  at August 9, 2017 at 7:37 PM






Mickey Tanadi has left a new comment on your post "Trading Plan Yang Menguntungkan Dengan Indikator M...":

Bung Iyan, nice post!!! :) Mencerahkan sekali trading plan sederhana-nya

Saya barusan cek-cek historis menggunakan trading plan nya (candle daily), lumayan berfungsi seperti yang diharapkan

Cuma mungkin kalau boleh nambahin seperti nya lebih baik hukum ke3, harga penutupan nya harus hijau, karena berdasarkan cek historis banyak yang fake nya kalau candle merah CMIIW
Plus
Kalau pada hukum kedua, harga penutupan close dibawah MA40 nya juga sering kurang berhasil trading plan nya.

Anyway, selama ini silent reader, kali ini mau mengucapkan apreasiasi ke bung Iyan :) thanks a lot


Posted by Mickey Tanadi at August 9, 2017 at 1:10 AM






Yuuki Baby has left a new comment on your post "Support & Resistance Saham: Arti, Definisi, Makna,...":

Tinggi hati mendahului kehancuran, tetapi kerendahan hati mendahului kehormatan.
Pa Iyan rendah hati sekali, saya suka dengan profile Bapa dan hasil karyanya..
Tetap menulis yah Pa.. :D


Posted by Yuuki Baby at August 7, 2017 at 3:50 PM






penjahat has left a new comment on your post "Cara Cut-Loss Untuk Stop Kerugian Saham (Bagian II...":

Mau nanya kl saya main harian dan stoploss di 3% dgn target margin 1.5 persen perhari, kl saya pindah main ke saham mingguan, dgn target 6 % perminggu, apakah stoploss nya tetap 3%?. Saya agak bingung tarik ke mingguannya mengingat mingguan kan di bangun dr fluktuasi harian. Kl harian nya saja sdh menyentuh 3% bagaimana saya menggapai mingguan. Salam. Dandi


Posted by penjahat  at August 6, 2017 at 7:24 AM







blogdarma has left a new comment on your post "3 Pola Grafik Saham Paling Menguntungkan":

Haha LoL.. om iyan beli ketopraknya dimana..
Klo tempat saya dapet om.. cuma 7 rb..
Saya baru baca2 ulang lagi artikel om iyan.. nemu komen ini saya langsung ketawa sampe guling2..
Ga usah diladenin ya om.. nyumbang komen aj


Posted by blogdarma at August 5, 2017 at 8:46 PM







Savitri Dewi has left a new comment on your post "Seberapa Sering Trader Saham Top Dunia Untung?":

Pak iyan, apa juga aktif mencari penerbit? Karena saya juga sangat menunggu buku dari pak iyan. Saya sudah baca beberapa buku saham untuk pemula, tapi menurut saya terlalu pemula seperti bagaimana membeli saham di sekuritas. Atau buku yang untuk pemula tapi kok sulit dipahami. Seperti penjelasan tentang grafik one head shoulder atau three soldier atau apalah hehehe... Banyak post di blog yang belum terbit lanjutannya, apakah pak iyan tidak lupa?


Posted by Savitri Dewi at August 5, 2017 at 6:55 PM







Vin has left a new comment on your post "Seberapa Sering Trader Saham Top Dunia Untung?":

Dear bung Iyan,

Jujur saja saya baru seminggu tau ada blog seperti milik bung Iyan ini, apakah update sampai hari ini?

Dan pertanyaan yang mengusik saya selama membaca, mungkin sudah setengah dari tulisan bung Iyan, ko bisa menuliskan semua nya secara gamblang dan disampaikan melalui blog seperti ini yang notabene menurut pandangan saya biasa untuk cari untung segede-gedenya atau buat curcol anak2 muda?

Masukan juga buat bung Iyan, saya bukan pengamat atau ahli dalam penulisan, namun dari kebanyakan tulisan bung Iyan ini sudah mencukupi kualitas buku, (jujur ada beberapa yg kurang pas memang). Karena saya pernah baca buku dengan "bahasa" yang hampir serupa dengan tulisan bung Iyan ini, dan kebetulan buku tersebut sempat meraih best seller,

Terakhir, tanpa muluk2 (padahal sudah muluk2), semoga sukses dunia akhirat bung, tulisan Anda, saya kenal sebagai amal jariyah, amal yang terus menerus,

(Sedikit ide terlintas karena saya merasa gatal ingin membantu bung Iyan menyusun sebuah buku)

Salam


Posted by Vin  at August 5, 2017 at 12:07 PM






Ari Hamdani has left a new comment on your post "Resiko & Masalah "Value Investing" Bagi Pemula":

Bung Iyan, saya sendiri memang lebih cocok dengan analisa teknikal, akan tetapi terus terang saya belum menemukan/tahu ada orang yang sangat suskses di dunia saham sebagai trader (dengan analisa teknikal), kebanyakan orang sukses di dunia saham yang saya tahu adalah investor (FA) seperti warrent buffet, peter lynch, o'neil etc. Yg jadi pertanyaan adakah trader saham yang sukses/terkenal menggunakan analisa teknikal selain Jesse Livermore?


Posted by Ari Hamdani at August 5, 2017 at 8:18 AM




Christian Handi has left a new comment on your post "Analisa Volume Saham Pertama Untuk Pemula":

Dear bung iyan, saya masih newbie, mau nanya di chart saham grafik volume ada yang merah dan hijau maksudnya apa ya


Posted by Christian Handi at August 1, 2017 at 1:18 PM





herlambang has left a new comment on your post "Trading Plan Yang Menguntungkan Dengan Indikator M...":

Dear Mas Iyan..

kalau boleh tau alasannya apa ya setingan MA Scot Lowry kok di 18 dan 40 ?

kebetulan saya pakai 5, 10, 20, 50, 200.

trims.


Posted by herlambang at July 29, 2017 at 8:15 AM






herlambang has left a new comment on your post "Trading Plan Yang Menguntungkan Dengan Indikator M...":

Dear Mas Iyan..

Salam hangat..

Dulu mas Iyan pernah bilang, mempelajari satu indikator saja sudah cukup asalkan betul2 menguasai,
daripada mempelajari banyak indikator tapi malah tambah bingung (emang bener sih..he).
Kebetulan saya memilih MA atau EMA, dan hasilnya juga ngga jelek2 amat. Cuman ya itu, trading saham itu sulit (bagi saya),
dan tingkat survive-nya bagi kebanyakan orang saya yakin rendah dibandingkan dengan instrumen investasi yang lain.
Jadi kalau ada full time trader seperti mas Iyan, saya salut sekali.

Mungkin trader itu banyak, tapi karena mereka mengakui bahwa trading saham itu sulit (mudah2an ini dugaan yang salah),
diakui atau tidak akhirnya mereka mencari penghasilan dari tempat lain kan,
misal jualan seminar, buku, software, rekomendasi berbayar dan lainnya (maaf jika berlebihan).

Dan perjalanan saya masih panjang untuk mencapai pengalaman 5 tahun (baru separuh jalan..he), dan saya mencoba untuk tetap bertahan
dengan metode trading yang saya buat sendiri yang paling nyaman buat saya. Dan saya juga mulai meninggalkan room2 ataupun grup2
saham yang pernah saya ikuti karena itu ternyata membuat kemandirian sulit terbentuk.

Oh ya, tulisan "3 Pilar Untuk Sukses Trading for Living" dari Alexander Elder bagian 2 dan 3 udah terbit belum ya ?

Salam sukses selalu.


Posted by herlambang at July 27, 2017 at 3:20 PM






Musimartin Simon has left a new comment on your post "Arti Istilah "Trading Plan"":

Pak Iyan...ternyata blog pak iyan sangat mrmbantu saya sebagai seorang beginner...dari Melaka Malaysia



Posted by Musimartin Simon at July 26, 2017 at 7:30 AM




Agustin Agus has left a new comment on your post "Cara Melakukan Cut-Loss Saham (Bagian I)":

Selama ini saya baca2 saja. Baru sebulan buka rekening efek, pertama beli untung, hari berikutnya berbalik rugi 1 % andaikan tidak cutloss bisa nyungsep lebih dalam. Dan saya akan mempraktekkan ilmu dari mas Iyan plus diramu dengan cara lain. Semua pos-pos saya baca termasuk komentar2nya. Saya mencoba beli saham yg kelompok gainer mendapat untung, lalu coba beli yang kelompok loser berharap naik malah nyungsep lebih dalam akhirnya saya cutloss. Andaikan tidak cutloss mungkin tidak bergerak beberapa hari karena saya lihat gak ada volume bid. Luar biasa ilmunya mas Iyan. Terima kasih.


Posted by Agustin Agus at July 21, 2017 at 10:07 PM






Agustin Agus has left a new comment on your post "Cara Melakukan Cut-Loss Saham (Bagian I)":

Hampir 4 tahun bagian ke 2 kutunggu dengan sabar.


Posted by Agustin Agus  at July 20, 2017 at 4:00 PM






ramdani dian has left a new comment on your post "Sukses Main Saham - Observasi Jack Schwager (Bagia...":

Selamat malam bung iyan.saya sangat senang bersyukur ktmu blog bung iyan.saya sangat awan tentang dunia saham untung ktmu blog ini jadi saya di paksa u/ "BERFIKIR"... hehehe
Ini cerita saya main saham.saya tau betul penekanan bung iyan tentang CUT LOSS. Tp di sisi lain saya pernah baca post bung iyan jangan di makan mentah2 saran para ahli sekalipun(saya pikir termasuk bung iyan juga..hehehe).tibalah saya beli 3 saham perdana saya tanpa pake sistem CL yg bung Iyan tekankan dan akhirnya baru disitu percaya dengan POWER CUT LOSS..sebab dari 3 saham itu nyampe sekarang belum ada yg bangun..hehehe
Terima kasih Bung Iyan semangat,sehat dan sukses ditunggu postingan selanjutnya.


Posted by ramdani dian to at June 19, 2017 at 12:03 AM




Alexander Saogie has left a new comment on your post "Sukses Main Saham - Observasi Jack Schwager (Bagia...":

Selamat pagi bang Iyan, Saya merasa bahwa saya sudah trading dengan benar, Saya penganut follow the trend, potition sizing, MM, termasuk stop loss tetapi kenapa masih belum bisa profit konsisten,tolong bang Iyan memberi pencerahan, terimakasih bang,sukses selalu


Posted by Alexander Saogie at June 18, 2017 at 10:58 AM





Erwin Sanz has left a new comment on your post "Target Laba Main Saham (Bagian IV)":

Dear pak Iyan
A. Sedikit curcol dari saya
Tidak terasa tanggal 1 Juni kemarin saya genap 2 tahun mencoba berkecimpung di dunia saham
Memulai tahun kedua dengan begitu mulus sampai pertengahan bulan Agustus return saya
sudah sekitar +14%, kayaknya dapet profit kok gampang banget, dalam hati mulai besar kepala "Heheh.. kayaknya tahun kedua return guwe minimal
50% bisa dapet nih" Bayangan keluar dari kerja kantoran, lalu bayangan bisa beli mobil baru, beli ini-itu mulai bermunculan..

Namun apa yang terjadi hanya dalam jangka waktu sebulan yakni dipertengahan bulan September
bukan hanya return 14% itu melayang, modal dan return tahun pertama saya pun sudah berbalik -6% !!!

Ternyata saya sadari kesalahan di tahun pertama masih terbawa yaitu selalu merasa bahwa trading profit, meminjam istilah Minervini, adalah "house money" yang rasa kepemilikannya kurang ketimbang modal awal

Akhirnya bulan September itu saya menetapkan diri untuk mengambil keputusan bahwa berapapun profit yang saya hasilkan akan saya take tiap akhir bulan.

Hal ini bertujuan untuk menipu diri bahwa setiap awal bulan mulai dengan modal awal (yang
harus dilindungi mati-matian), sedangkan profit yang sudah didapat bulan sebelumnya.. lupakan!

Rupanya sistem ini cukup membuahkan hasil yang lumayan, setelah jatuh bangun sepanjang tahun ini
setidaknya per 31 Mei kemarin saya berhasil membalikkan kedudukan dengan return akhir
sekitar +11% atau +14% jika include deviden (masih jauh dibawah IHSG yang sekitar 20%)

B. Selain curcol saya juga ada pertanyaan pak:
1. Saya sering baca bahwa konon 90% pemain saham akan kehilangan uang dan berhenti, apa menurut
pak Iyan ini mitos atau fakta? Apa ada sumber yang dapat dipercaya?
2. Apa pak Iyan memperhitungkan deviden (jika ada) dalam perhitungan return ?
3. Kalau boleh tau kira-kira return pak Iyan dalam periode yang sama dengan saya berapa persen sebagai referensi saja?
Trader berpengalaman seperti bapak pasti menang banyak ya saat IHSG relatif bullish seperti tahun kemarin sampai sekarang :-)
4. Apa pak Iyan pernah penasaran dengan hasil return trading teman-teman yang "berguru" di blog terusbelajarsaham
terutama yang cukup rajin muncul seperti Sam Samijan, El Heze, Pintu Jati, Herlambang, Setiawan_jak dll?
5. Saya baca di buku Jack Schwager, ada pertanyaan ke salah satu wizard kalau tidak salah Ed Seykota
"Apakah suatu saat sistem trend following tidak akan bekerja lagi?" . Kalau pak Iyan ditanya Jack, kira-kira
apa jawaban bapak?
6. Pertanyaan just curious, dengan modal relatif lumayan besar seperti pak Iyan (asumsi saya sekitar 10M-maaf kalau ngaco hehe), apakah
sudah bisa untuk menggoreng saham terutama yang kapitalisasi nya kecil-kecil dan turnover harian sedikit (dibawah 1M)?
Apakah pak Iyan pernah mencoba pengalaman "menggoreng"?

Akhirnya saya ucapkan terimakasih, berkat jasa pak Iyan jua saya masih bisa bertahan sampai sekarang..
:-)


Posted by Erwin Sanz  at June 7, 2017 at 9:39 PM






Jonathan Bayu S has left a new comment on your post "Buku":

Pak Iyan, saya tertarik dan masih belajar tentang analisis teknikal. Sekarang saya baru punya 1 buku pegangan "Getting Started in Chart Pattern" by Thomas Bulkowski. Buku yang mana kira2 yg terbaik buat TA? Mungkin bukan terbaik tapi yang pas buat orang yang masih baru belajar TA?


Posted by Jonathan Bayu S at June 6, 2017 at 10:43 AM





Unknown has left a new comment on your post "Beli Saham. Jual Untung/Cut-Loss. Ulangi.":

Bung Iyan, kalau tidak salah anda sering menyebutkan untuk membeli saham yang naik, apakah saham yang naik ini maksud anda adalah saham yang trend nya sedang naik atau candle nya positif? atau keduanya?


Posted by Unknown at June 2, 2017 at 8:13 PM






Erwin Sanz has left a new comment on your post "4 Tahap Pembelajaran Main Saham Nicholas Darvas (B...":

Maaf ikut nimbrung pak Iyan..
Dari komen bung Unknown diatas
"Jadi saya kira kelemahan dari Darvas ini adalah tidak adanya kesabaran"
Apakah ini yang namanya ego di dunia saham..?
Banyak orang lebih "memilih" rugi (atau tidak untung atau tidak untung besar) yang penting tidak dianggap lemah/salah/bodoh..
Kl saya sih gapapa dianggap lemah asal bisa dapet 2jt USD.
:-)

Posted by Erwin Sanz at May 31, 2017 at 12:49 PM




Erwin Sanz has left a new comment on your post "Kurikulum":

Selamat malam pak Iyan,
Sambil belajar saham saya buka2 lagi halaman kurikulum bapak dan ga sengaja nemu komen tentang fibonaci, dan setau saya sudah hampir 4 tahun dari reply bapak diatas.. sy belum nemu ada post tentang Fibonacci.
Terus terang dari segala macam indikator, fibonacci adalah yang paling tidak saya lirik karena bagi saya tidak masuk logika.
Pertanyaan saya adalah
1. Apakah bapak menggunakan fibonacci sebagai salah satu analisa teknis?
2. Apakah fibonacci termasuk self fulfilling prophecy.. support dan resistan menjadi beneran hanya karena banyak orang yang percaya dan menggunakannya?
3. Apakah ada alasan logis dari penggunaan fibonacci di dunia saham?
Terimakasih banyak sebelumnya
:-)


Posted by Erwin Sanz at May 28, 2017 at 9:06 PM




Atiek Budiarti has left a new comment on your post "Definisi Uptrend, Downtrend, Sideway (Bagian II)":

sepertinya sebagai Pemula saya terlambattt utk membaca blog ini. Saya mendengar info "belilah saham saat harga sedang turun" Disini yang saya baca disini malah kebalikannya.. and Now, saya lihat beberapa saham yang saya beli pada saat downtrend malah terus turun dan tidak ada tanda-tanda naik (sudah 4-6 bulan terus turun). Melihat kondisi tidak ada pergerakan naik, apakah sebaiknya cut loss atau Hold untuk bbrp waktu lagi ?


Posted by Atiek Budiarti at May 9, 2017 at 12:54 PM






Unknown has left a new comment on your post "Main Saham Bisa Untung Berapa?":

Maaf pak, ada kawan yang bermain saham harian, buka pagi tutup sore, bisa ambil untung sampai 2 persen bagaimana ?


Posted by Unknown at April 25, 2017 at 3:39 PM





Erwin Sanz has left a new comment on your post "4 Tahap Pembelajaran Main Saham Nicholas Darvas (B...":

Slmt malam pak Iyan,
Saya sebelumnya sudah baca buku Darvas ini (meskipun bukan dr hardcopy seperti saran pak Iyan)
Dan seingat saya in the end Darvas menjadi techno-fundamentalist.. pertanyaan saya apakah pernah terbersit/kepikiran/terlintas/terbayang bahwa suatu saat pak Iyan tidak akan full teknikal tetapi juga melibatkan fundamental.. atau pak Iyan juga sudah pernah mencoba mengawinkan analisa fundamental dan teknikal sebelumnya (dan tidak cocok juga seperti ketika memakai full fundamental)..
Terimakasih atas jawabannya

:-)


Posted by Erwin Sanz at April 22, 2017 at 8:23 PM





Unknown has left a new comment on your post "4 Tahap Pembelajaran Main Saham Nicholas Darvas (B...":

Agak lucu juga saya baca kisah Nicolas Darvas ini yang katanya mau jadi fundamentalist saham baru dibeli 4 hari turun langsung dijual padahal kalau mau jadi seorang fundamentalist tidak terpengaruh oleh fluktuasi harga jangka pendek. Jadi saya kira kelemahan dari Darvas ini adalah tidak adanya kesabaran.


Posted by Unknown at April 22, 2017 at 12:13 AM





A_Must has left a new comment on your post "Analisa Teknikal Saham Untuk Pemula, Bagian 6":

Kang Iyan,
Terima kasih artikelnya. sangat membantu saya dalam bermain saham. Saya bermain saham dari Januari 2017 yang dimulai hanya memahami konsep pasar saham, dasar Ă„nalisa Fundamental"dan Analisa Teknikal yang sangat minim(hanya trend naik/turun). Sekarang saya mempunyai Portofolio 8 saham, yang kebetulan sedang merah(turun) semua, setelah dianalisa dengan grafik MA, MACD dan RIS serta analisa data lebih detail ternyata BULLISH-BEARISH (50-50), kang Iyan mohon tanggapan pertanyaan saya sbb:
- dalam portofolio berapa jumlah saham yang ideal?
- Untuk menentukan jual/beli saham, idealnya berapa macam methode analisa teknikal yang digunakan?

Salam,
A. Mustofa


Posted by A_Must at April 13, 2017 at 9:27 AM






setiawan_jak has left a new comment on your post "4 Tahap Pembelajaran Main Saham Nicholas Darvas":

di tunggu kelanjutannya bung iyan.

saya seneng nya bung iyan ga julan sih yang lain pada jualan padahal kalo dia pinter pasti udah kaya dari saham ngapain jualan seminar yg cuma recehan betul ga bung iyan


Posted by setiawan_jak  at March 27, 2017 at 6:24 PM





herlambang has left a new comment on your post "Main Saham Cara Nicholas Darvas":

Dear Mas Iyan..

Salam hangat..

Maaf nih baru sempet mampir. Mantap ulasan bukunya, kebetulan saya juga sudah baca, memang bagus isinya, cuma sayang versi ebook,
jadi mungkin banyak kekurangannya. Seorang profesional trader seperti Mas Iyan saja membaca berkali2 buku ini, apalagi pemula seperti saya,
mestinya lebih sering lagi bacanya kali ya.

Saat ini saya sedang belajar mencoba kembali bermain dalam time frame pendek, termasuk juga menerapkan trailing stop.
Tapi yah..musuh saya adalah diri saya sendiri, masih sulit untuk menegakkan disiplin sesuai dengan plan.

Oh ya, Darvas menyinggung masalah waktu "tiga minggu", tapi kadang terjadi juga harga saham dibuat sideway lebih dari tiga minggu,
untuk membuat para trader bosan, dan ketika dilepas, ternyata di minggu ke-4 atau ke-5 malah terbang.
Kalau ini terjadi, maka akan meninggalkan kekecewaan sih ya.

Tapi itu masih mending, jika dibandingkan dengan harga dibuat turun sampai mencapai titik stop loss kita, tapi ternyata keesokan harinya
harganya malah dibuat terbang. Yang terjadi bukan kekecewaan lagi ya, tapi sungguh menyakitkan.. OMG.. (eh kok jadi curhat..haha)

Terima kasih kalau ada saran untuk kedua kejadian diatas.


Posted by herlambang at March 22, 2017 at 8:24 AM





kusumo has left a new comment on your post "Cara Menarik Garis Trend/Trendline":

salam pak IYAN...
saya sangat sangat betul menikmati pelajaran pelajaran saham dari blog anda, artikel2 yang anda tulis di ini,selain mudah dimengerti juga sangat berkelas,,saya bisa mengatakan artikel anda sangat berkelas karena saya membandingkan materi blog ini dengan materi blog blog lain yang ada di mbah google,sangat terlihat peredaannya,,juga tak kalah lebih extrim lagi,saya membandingkan pembelajaran di blog ini dengan pembelajaran di tempat saya mengikuti khursus secara langsung di suatu daerah JOGJA,sangat terlihat sekali perbedaan kwalitas materi pembelajarannya.

ah sudahlah,,kenapa juga saya menyanjung lautan dengan memberi sekilo garam di tengah lautan,,toh juga ga akan merubah rasa airnya,,, :) :)

yang jadi pertanyaan saya pak IYAN...
Bisakah/benarkah/tepatkah kita menentukan titik garis uptrend atau titik suport trading harian di titik lowest candlestick beberapa hari/5,6,atau 7hari, sebelumnya..?
karena saya sering menemukan model grafik candlestick yang tidak bisa di tarik garis uptren 6 bulan sebelumnya seperti yang diajarkan VICTOR SPERANDEO melaui njenengan.

beribu ribu terimakasih saya ucapakan kepada njenengan bapak IYAN,semoga amal pembelajaran yang anda berikan secara GRATIS ini mendapat balasan yang lebih dari ALLAH SWT,,amin...

nb; pleace give me feedback,so i can understand that i want :) :) :)...thankyou ferry much


Posted by kusumo at March 20, 2017 at 8:04 AM






setiawan_jak has left a new comment on your post "Main Saham Cara Nicholas Darvas":

makasi om tulisannya. kalo buku yg versi bahasa indonesianya ada ga om.

dari pembaca setia om ian.

di klik ya iklannya yg baca hehehe biar tambah maju blognya om ian


Posted by setiawan_jak at March 13, 2017 at 8:08 PM






daenuri nunu has left a new comment on your post "Main Saham Cara Nicholas Darvas":

tolong jelaskan donk Bung Iyan, trading plan dengan Teori Darvas. maksh.


Posted by daenuri nunu  at March 11, 2017 at 12:16 PM





plegmatis_ has left a new comment on your post "Berapa Sebaiknya Modal Awal Main Saham?":

Pak Iyan, bagaimana untuk yang baru mulai main saham dengan modal ratusan ribu? Apakah itu modal yang terlalu kecil?


Posted by plegmatis at February 28, 2017 at 6:52 PM





lukas.marajohan hutahaean has left a new comment on your post "Beli Saham Naik Yang Mana?":

Pak iyan salam kenal,,
Dari jan 15 saya menyukai blok ini.dan dari blok ini saya belajar trading ...awal nya saya rugi 50%. Betul sekali pak.. bulan nov 16 saya sudah beli bwpt 194 besok nya naik ke 198 saya tahan tapi hari ke 5 turun ke 192 saya tahan tapi hari ke muncul new low 190 lalu saya cutloss takut lebih dalam lagi.trauma karena bulan agustus pernah rugi beli 298 jual 202 . Tapi setelah saya cutloss bwpt malah naik ke 210 .sy pikir ini naik palsu jd saya gak brani beli lagi.hingga sekarang bwpt sudah 3xx. Saya tambah gak berani beli.dalam hati seandainya artikel pak iyan ini sudah pernah kubaca sebelum nya pasti aku masuk lagi di 210 ... trimakasih artikel bapak iyan sekarang aaya tambah ilmu trading.
Pak saya mau tanya jika saya menemukan emitten seperti chart nomor 2 bagaimana saya mengeksekusi nya agar saya berani masuk apakah dari vulume,atau value ataukah dari foreign buy . Treimakasih Gbu.


Posted by lukas.marajohan hutahaean at February 25, 2017 at 5:35 PM






Gibran Awaludin has left a new comment on your post "Main Saham Bisa Untung Berapa?":

Apakah bapak iyan pernah mencapai gain sampai 10% dalam sebulan dengan lebih dari 1 transaksi ?


Posted by Gibran Awaludin at February 24, 2017 at 9:39 PM

No comments: