Sunday, September 22, 2019

Definisi Investasi vs. Spekulasi Menurut Gerald Loeb

The problem of preservation of capital is that of storing for future use today's excess spending power, in such a way that it can be reconverted to usable funds at any time without an overall loss.

Masalah dari perlindungan harta adalah bagaimana cara menyimpan kelebihan daya beli hari ini untuk masa datang, di mana harta tersebut dapat dijadikan uang kapan saja tanpa menderita kerugian.



"Investment" is fundamentally an effort to obtain, in addition, a rental from others for the temporary use of capital.

"Investasi" secara fundamental adalah upaya untuk mendapatkan biaya sewa dari meminjamkan harta.

"Speculation" means using the capital in such a manner that its spending power is not only preserved but also increased, through the realization of profits in the form of dividends, or capital gains or both.

"Spekulasi" artinya menggunakan harta sedemikian rupa sehingga daya beli bukan hanya terlindungi tapi bahkan bertambah, karena mendapat untung dalam bentuk dividen, capital gain, atau keduanya.


--Gerald M. Loeb di buku The Battle for Investment Survival






Pos-pos yang berhubungan:
[Pos ini ©2019 oleh Iyan terusbelajarsaham.blogspot.com. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.]

Saturday, August 17, 2019

Pegang Uang Tunai atau Beli Saham?

People expect too much of investment. They think, incorrectly, that they must always keep their money "working."

Orang berharap terlalu banyak dari investasi. Mereka berpikir, keliru, bahwa mereka harus selalu membuat uang mereka "bekerja."



If investment were merely what most people think it is—just buying something for income—fortunes would be extremely easy to establish by simply letting the money compound itself.

Kalau saja investasi adalah seperti yang kebanyakan orang pikir—cuma membeli sesuatu untuk menghasilkan untung—kekayaan akan sangat mudah didapat dengan hanya membiarkan uang berbunga majemuk.

. . . When the prices of things one buys are going down, the principal danger of loss is selecting a bad risk or paying too much for it. If we were sure prices would fall, cash itself would become an ideal investment.

. . . Ketika harga barang turun, bahaya terbesar adalah memilih resiko yang salah atau membayar terlalu mahal untuknya. Bila kita yakin harga (saham/barang) akan turun, uang tunai bisa jadi adalah investasi yang ideal.

--Gerald M. Loeb di buku The Battle for Investment Survival






Pos-pos yang berhubungan:
[Pos ini ©2019 oleh Iyan terusbelajarsaham.blogspot.com. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.]

Sunday, July 28, 2019

Apa Kelebihan Investasi di Bursa Saham?

Saya tulis di pos "Main Saham BUKAN Cara Cepat Menjadi Kaya" bahwa menurut Gerald M. Loeb "tidak ada yang lebih sulit daripada meraih untung secara konsisten di bursa saham."

[Kalau ada orang yang berusaha meyakinkan anda bahwa SANGAT MUDAH meraih untung di bursa saham KALAU anda membeli sesuatu dari dirinya, peganglah uang anda erat-erat. Jangan berikan uang anda kepada orang yang ingin menjerumuskan anda.]

Kalau sangat sulit meraih untung konsisten di bursa saham, lalu apa gunanya belajar saham?



Tulis Gerald M. Loeb di buku The Battle for Investment Survival:

What are the virtues of Wall Street? Is the subject worth studying at all?

Apa kelebihan berinvestasi saham? Apakah subjek tersebut layak dipelajari?

The principal virtues of Wall Street are its continuous quotations and the comparatively satisfactory liquidity of selected securities. There is no alternative investments, such as, for example, real estate, which can give the "Man of the Street" the ease and low cost of purchase and sale, the ready and frequent appraisal, the high liquidity and the protection from fraud possessed by the active security dealt in an auction market.

Kelebihan utama bursa saham adalah kutipan harga berkesinambungan dan likuiditas saham tertentu. Tidak ada alternatif investasi lain, seperti misalnya properti, yang bisa memberikan orang biasa kemudahan dan biaya murah dalam berjual-beli, taksiran harga terkini, likuiditas dan proteksi dari penipuan sebagaimana yang diberikan saham yang aktif diperdagangkan di bursa saham.

Therefore, by all means, don't pass up Wall Street; but try to make the best of it; realize its pitfalls; don't expect the impossible.

Oleh karena itu, bagaimanapun juga, jangan mengabaikan bursa saham; tapi berusaha cari solusi terbaik darinya; sadari bahayanya; jangan berharap terlalu muluk.






Pos-pos yang berhubungan:
[Pos ini ©2019 oleh Iyan terusbelajarsaham.blogspot.com. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.]