Saturday, November 23, 2019

Carilah Saham Yang Berpotensi Untung Besar

Having decided to invest only in the more active, listed issues for the start at least, the next point is to learn to "invest for appreciation." Every purchase must be considered almost solely on the basis of what it will return in income and appreciation added together and treated as one.

Setelah memutuskan untuk berinvestasi hanya di saham yang besar dan aktif, langkah selanjutnya adalah belajar berinvestasi agar untung. Setiap transaksi saham harus dipertimbangkan berdasarkan keuntungan yang bisa didapat dari dividen dan kenaikan harga saham.



It is absolutely futile to try to get results except by buying into anticipated large gains. It is far better to let cash lie idle than to buy just to "keep invested" or for "income." In fact, it is really vital, and just this one point, in my opinion, represents one of the widest differences between the successful professional and the loss-taking amateur.

Anda tidak akan mendapatkan hasil yang baik kalau anda tidak berusaha mencari dan membeli saham yang berpotensi memberi untung besar. Anda lebih baik memegang uang tunai daripada membeli saham hanya karena "harus berinvestasi" atau hanya mengharapkan dividen. Menurut saya, poin (untuk mencari potensi untung besar) ini adalah yang membedakan antara pemain saham profesional sukses dan pemain saham amatiran rugi melulu.

--Gerald M. Loeb di buku The Battle for Investment Survival



Pos-pos yang berhubungan:
[Pos ini ©2019 oleh Iyan terusbelajarsaham.blogspot.com. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.]

Saturday, October 26, 2019

Mau Belajar Saham? Ya Harus Jual Beli Saham

. . . one must learn by experience the basic principles of successful dealing in securities through trading in active listed leaders, and particularly and must acquire the ability to control personal emotions or fear of loss, or greed for the larger profit, etc., which affect most people's decisions and are very costly.

Seseorang harus belajar prinsip dasar transaksi saham dengan melakukan jual beli saham besar yang aktif, dan harus belajar mengontrol emosi takut rugi, atau emosi serakah ingin untung lebih banyak.



Those who will select and master one medium are far better off than those who must dabble in realty, foreign exchange, commodities, obscure unlisted stocks, foreign bonds, etc.

Mereka yang memilih dan mendalami satu medium adalah jauh lebih baik daripada mereka yang mencoba-coba (bertransaksi) saham, valuta asing, komoditas, saham tak dikenal, obligasi luar negeri, dan sebagainya.

--Gerald M. Loeb di buku The Battle for Investment Survival






Pos-pos yang berhubungan:
[Pos ini ©2019 oleh Iyan terusbelajarsaham.blogspot.com. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.]

Sunday, September 22, 2019

Definisi Investasi vs. Spekulasi Menurut Gerald Loeb

The problem of preservation of capital is that of storing for future use today's excess spending power, in such a way that it can be reconverted to usable funds at any time without an overall loss.

Masalah dari perlindungan harta adalah bagaimana cara menyimpan kelebihan daya beli hari ini untuk masa datang, di mana harta tersebut dapat dijadikan uang kapan saja tanpa menderita kerugian.



"Investment" is fundamentally an effort to obtain, in addition, a rental from others for the temporary use of capital.

"Investasi" secara fundamental adalah upaya untuk mendapatkan biaya sewa dari meminjamkan harta.

"Speculation" means using the capital in such a manner that its spending power is not only preserved but also increased, through the realization of profits in the form of dividends, or capital gains or both.

"Spekulasi" artinya menggunakan harta sedemikian rupa sehingga daya beli bukan hanya terlindungi tapi bahkan bertambah, karena mendapat untung dalam bentuk dividen, capital gain, atau keduanya.


--Gerald M. Loeb di buku The Battle for Investment Survival






Pos-pos yang berhubungan:
[Pos ini ©2019 oleh Iyan terusbelajarsaham.blogspot.com. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.]