Friday, March 29, 2013

Analisa Teknikal Saham Untuk Pemula, Bagian 3

Pos ini adalah lanjutan dari "Analisa Teknikal Saham Untuk Pemula, Bagian 2."

(Kalau anda ingin membaca seri ini dari awal silahkan klik di sini "Analisa Teknikal Saham Untuk Pemula, Bagian 1.")

Anda sudah tahu apa yang perlu diperhatikan dari harga Open. Sekarang mari kita diskusi tentang apa yang harus anda perhatikan dari harga High dan Low.


B. High (Tinggi)

Yang perlu anda perhatikan dari harga High adalah apakah High hari ini lebih tinggi atau lebih rendah dari High hari sebelumnya.

Kalau High hari ini lebih tinggi dari High kemarin (dalam bahasa Inggris, kondisi ini disebut HIGHER HIGH), saham tersebut relatif Bullish. Semakin tinggi High hari ini di atas High kemarin, semakin Bullish.

Di Tabel 1 anda bisa melihat bahwa dari tanggal 9 sampai dengan 11 Oktober 2007 harga High ADHI lebih tinggi daripada High hari sebelumnya.

Tabel 1. Saham ADHI Harga High Lebih Tinggi Dari Hari Sebelumnya

Kalau High hari ini lebih rendah dari High kemarin (dalam bahasa Inggris, kondisi ini disebut LOWER HIGH), saham tersebut relatif Bearish. Semakin rendah High hari ini di bawah High kemarin, semakin Bearish.



C. Low (Rendah)

Yang perlu anda perhatikan dari harga Low adalah apakah Low hari ini lebih tinggi atau lebih rendah dari Low hari sebelumnya.

Kalau Low hari ini lebih tinggi dari Low kemarin (dalam bahasa Inggris, situasi ini disebut HIGHER LOW), saham tersebut relatif Bullish. Semakin tinggi Low hari ini di atas Low kemarin, semakin Bullish.

Kalau Low hari ini lebih rendah dari Low kemarin (dalam bahasa Inggris, situasi ini disebut LOWER LOW), saham tersebut relatif Bearish. Semakin rendah Low hari ini di bawah Low kemarin, semakin Bearish.

Di Tabel 2 anda bisa melihat bahwa dari tanggal 5 sampai dengan 7 November 2007 harga Low ADHI lebih rendah daripada Low hari sebelumnya.

Tabel 2. Saham ADHI Harga Low Lebih Rendah Dari Hari Sebelumnya


Kombinasi High dan Low

Mengamati High dan Low tersendiri sudah memberikan indikasi Bullish atau Bearish suatu saham. Tapi indikasi yang lebih baik adalah gabungan dari kondisi High dan Low. Artinya, level Bullish (dan Bearish) akan lebih jelas kalau kita memperhatikan gabungan kondisi High DAN kondisi Low.

Bingung? Mari kita diskusikan perlahan-lahan.

Anda sudah tahu bahwa kalau High hari ini lebih tinggi dari High kemarin adalah relatif Bullish. Anda juga tahu bahwa kalau Low hari ini lebih tinggi dari Low kemarin juga relatif Bullish.

Nah, kalau kedua kondisi Bullish ini terjadi pada hari yang sama, ini berarti saham tersebut LEBIH Bullish daripada kalau kondisi tersebut hanya terjadi satu-persatu. Dengan kata lain, High lebih tinggi DAN Low lebih tinggi adalah lebih Bullish daripada hanya High yang lebih tinggi atau hanya Low yang lebih tinggi.

Menilik pernyataan-pernyataan di atas tentang harga High dan harga Low, dapat kita simpulkan bahwa kondisi (relatif) paling Bullish adalah bila High hari ini lebih tinggi dari High kemarin DAN Low hari ini lebih tinggi dari Low kemarin.(Higher High DAN Higher Low.)

Kondisi (relatif) paling Bearish adalah bila High hari ini lebih rendah dari High kemarin DAN Low hari ini juga lebih rendah dari Low kemarin. (Lower High DAN Lower Low.)

Masih banyak yang bisa kita simpulkan dari harga High dan Low. Tapi pemula sebaiknya meresapi dulu semua yang kita diskusikan di atas.

Mari kita lanjut ke CLOSE, yang biasanya dianggap harga terpenting dari saham. Silahkan lanjut baca ke "Analisa Teknikal Saham Untuk Pemula, Bagian 4."








Pos-pos yang berhubungan:
[Pos ini ©2013 oleh Iyan terusbelajarsaham.blogspot.com. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.]

13 comments:

  1. salam pak,

    yang ingin saya tanyakan...
    1. misalnya saya memiliki dana trading 200 juta, bagaimana cara mengatur
    porsi-porsi pembelian sahamnya ?
    2. apakah dari dana 200 juta itu ada dana yang harus dicadangkan, untuk pembelian saham bila market lagi jatuh dalam sehingga kita bisa membeli saham yang lagi murah ?

    terima kasih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. 1. Money management tergantung pada metode cut-loss yang anda pakai. Silahkan baca pos "Cara Cut-Loss Untuk Stop Kerugian Saham (Bagian I-IV)."

      http://terusbelajarsaham.blogspot.com/2010/12/cara-cut-loss-untuk-stop-rugi-main_13.html

      2. Silahkan baca pos "Berapa Sebaiknya Modal Awal Main Saham?"

      http://terusbelajarsaham.blogspot.com/2011/05/berapa-sebaiknya-modal-awal-main-saham.html

      Delete
  2. terima kasih atas jawabannya pak...

    ReplyDelete
  3. Pak Iyan,

    Ijinkanlah saya bertanya untuk contoh saham ADHI (Tabel 1) yang Bapak tuliskan di atas:

    Bisa kita lihat pada tanggal 9 Nov 07, kondisi High dan Low lebih tinggi dibandingkan High & Low pada tanggal 8 Nov 07 yang artinya ada indikasi (relatif) bullish.

    Pertanyaannya:
    Kapankah kita harus ambil posisi 'BUY'? apakah tanggal 10 Nov 07?
    lalu bagaimana MISALKAN apabila posisi open pada tanggal 10 Nov 07 ternyata nilainya lebih rendah dibandingkan prv price (indikasi bearish)?

    Dengan kata lain disini ada 2 indikasi, indikasi bullish dan bearish. Apakah tidak bertrading pada hari tersebut merupakan jalan terbaik?

    Mohon petunjuk dari Pak Iyan yang sudah senior, terima kasih pak.




    ReplyDelete
    Replies
    1. Di pos sebelumnya ("Analisa Teknikal Saham Untuk Pemula, Bagian 2) saya sudah memperingatkan sebagai berikut:

      Peringatan:
      Jangan langsung melakukan aksi jual-beli saham berdasarkan apa yang anda baca di pos ini. Analisa teknikal yang anda pelajari di sini masih terlalu minim untuk dipakai sebagai dasar jual-beli saham. Lagipula, anda perlu lebih dari satu data untuk membuat keputusan terpelajar.

      Tabel 1 adalah contoh HIGH lebih tinggi dari HIGH hari sebelumnya. Hanya itu. Data tersebut TIDAK SEPATUTNYA anda jadikan indikator untuk trading.

      Lagipula, di depan kata Bullish dan Bearish di atas, selalu saya sisipkan kata RELATIF.

      Delete
  4. Baik pak, sudah tidak sabar nih menunggu postingan terbarunya untuk Analisa Teknikal dari Bapak, hehe...

    ReplyDelete
  5. Pak ,,,
    misal nih ada 2 perusahaan, perusahaan 1 Highnya lebih tinggi dari high hari kemari, sedangkan low-nya lbh rndah dari kemarin,
    perusahaan 2 Low-nya yang lebih tinggi dari low hari kemarin, sedangkan highnya yang lebih rendah dari kemarin,
    Dari 2 perusahaan tsb mana yang lebih bullish?
    Makasih Pak,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tidak bisa dibandingkan. Anda membandingkan apel dengan jeruk.

      Lagipula, di awal seri pos Analisa Teknikal Saham Untuk Pemula ini saya sudah memperingatkan pembaca untuk TIDAK mengambil kesimpulan berdasarkan isi pos-pos tersebut karena pengetahuan analisa teknikal anda masih minim.

      Tujuan pos-pos Analisa Teknikal Untuk Pemula adalah untuk membimbing anda MEMPERHATIKAN hal-hal yang perlu diperhatikan dari pergerakan harga saham, bukan untuk mengambil keputusan jual dan beli.

      Delete
  6. Sedikit tambahan, buat atikah :
    Menurut pendapat saya, perusahaan 1 lebih fluktuatif bila dibanding dg perusahaan 2. Salah satu contoh perusahaan 2 adalah saham2 syariah. Mohon koreksi Pak, Iyan jika kurang tepat :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya tetap menyatakan bahwa tidak bisa dibandingkan dan tidak bisa disimpulkan karena data yang dipakai terlalu sedikit.

      Tapi saya tidak bisa dan tidak akan melarang bung Pelangi berpandangan lain dari saya. Pasar akan berlangsung hanya kalau ada perbedaan pandangan. :)

      Delete
  7. Pak sy mau tanya..
    Mungkin diatara keempat hal sesuai penjelasan diatas bukan merupakan satu2nya penentu dlm kita mengambil langkah utk BUY maupun SELL.kira faktor2 apa sj yg merupakan acuan kita utk melakukan hal tsb(BUY/SELL).terima ksh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Analisa Teknikal Pemula di atas BUKAN untuk acuan Buy/Sell. Belajar dulu cara membaca pergerakan harga dan maknanya. Setelah mengerti, barulah kita bicara Buy/Sell.

      Sudahkah anda meng-input data Open, High, Low, Close selama minimum 3 bulan?

      Kalau sudah, apa kesimpulan anda?

      Delete
  8. you are very ultimate super smart pak.. :)

    saya amat terbantu dengan website bapak ini..bahasanya sangat mudah dicerna dan sungguh menjadi mentor yang baik dan tidak bikin makin mumet and njelimet...

    Salam Profit and Sukses selalu buat pak Iyan..

    ReplyDelete

Pertanyaan dan komentar anda akan saya jawab sesegera mungkin. Maaf, saya tidak menerima pertanyaan dan komentar anonim. Promosi, iklan, link, dll, apalagi hal-hal yang tidak berhubungan dengan main saham TIDAK AKAN ditampilkan.