Saturday, April 23, 2011

Cara/Teknik Menganalisa Saham


Secara garis besar, ada tiga teknik/cara menganalisa saham:

  • Analisa Fundamental
  • Analisa Teknikal
  • Analisa Lain-lain 

Analisa Fundamental

Analisa Fundamental adalah cara menganalisa saham berdasarkan fundamental perusahaan yang biasanya tercermin dari laporan keuangan. Para analis saham meneliti asset, hutang, penjualan, biaya, laba/rugi, dan berbagai aspek lain perusahaan untuk menerka harga wajar saham.

Dari laporan keuangan, bagian yang paling harus anda perhatikan adalah laba perusahaan. Mengapa? Karena faktor penentu utama harga saham adalah laba perusahaan, atau tepatnya laba per saham. Untuk mempermudah perbandingan satu saham dengan yang lain, laba ini biasanya diungkapkan dalam price-earning-ratio (PER). Silahkan baca pos "Investasi Saham Cara Peter Lynch di Buku "One Up on Wall Street (Bagian V)."

Perlu anda ingat bahwa analisa fundamental mengharuskan anda memPREDIKSI kondisi keuangan perusahaan—terutama laba—di masa datang. Memprediksi adalah kata lain dari menebak; ketika menebak, analis terjenius pun bisa salah karena tidak seorangpun tahu apa yang akan terjadi di masa datang.

Masalah lain analisa fundamental adalah harga saham di bursa bergerak mendahului publikasi laporan tersebut. Artinya, saham sudah terlebih dahulu naik/turun sebelum laporan keuangan diumumkan. Pada saat laporan keuangan diumumkan ke publik, biasanya sudah terlambat bagi pemain saham untuk bertindak beli atau jual.

Mengapa?

Orang-orang dalam (insiders) sudah terlebih dulu tahu kondisi keuangan perusahaan, jauh sebelum laporan tersebut dipublikasikan. Sangat mungkin berita ini bocor ke segelintir pemain (bandar) saham yang memanfaatkan kesempatan ini untuk menjual atau membeli. Tindakan ini sebenarnya termasuk tindak pidana yang disebut “insider trading.” Tapi hampir belum pernah terjadi pelaku “insider trading” di Indonesia yang dipidanakan.

Bila anda tertarik pada analisa fundamental yang praktis, silahkan membaca pos "Mau Investasi Saham? Baca Dulu Buku Peter Lynch 'One Up on Wall Street' (Bagian I)."

Kalau anda ingin tahu inti dari analisa fundamental, silahkan baca pos "Apa Inti Analisa Fundamental?"


Analisa Teknikal

Analisa teknikal adalah cara menganalisa saham dengan memperhatikan pola harga dan volume saham.

Pola harga saham terbagi atas dua: Trending dan Trendless. Trending terbagi dua lagi: uptrend dan downtrend. Untuk jelasnya, silahkan baca pos "Arti Istilah Saham Trending Trendless" dan pos "Definisi Uptrend, Downtrend, Sideway."

Analisa teknikal juga bersifat PREDIKSI, jadi apapun metode yang anda pakai, anda bisa salah. Lagipula, tidak ada single analisa teknikal yang bisa berlaku pada semua keadaan.

Untuk mengetahui lebih jelas tentang analisa teknikal, silahkan baca pos "Prinsip Mendasar Analisa Teknikal (Technical Analysis) Bagian I."


Analisa Lain-lain

Analisa Lain-lain adalah cara menganalisa saham yang tidak termasuk dalam kategori analisa fundamental dan analisa teknikal. Ada dua contoh yang terbersit di benak saya.

Contoh pertama adalah analisa siklus tahunan seperti yang dikemukakan Jeff Hirsch, penyusun buku Stock Trader’s Almanac. Jeff merekomendasi agar pemain saham Amerika berinvestasi di saham dari bulan November ke April, lalu mengalihkan investasi tersebut ke fixed-income (atau deposito) dari bulan May sampai Oktober. Investor yang melakukan ini dapat meraup keuntungan berlipat-ganda dibanding kalau terus berinvestasi di saham sepanjang tahun.

Contoh kedua adalah cara Warren Buffet menganalisa saham atau perusahaan. Warren Buffet tidak hanya menganalisa laporan keuangan perusahaan tapi ia juga menganalisa orang-orang (manajer) yang mengelola perusahaan. Ia percaya bahwa kondisi perusahaan sangat tergantung kehandalan manajemen orang-orang tersebut. Jadi ketika Mr. Buffet membeli perusahaan, ia membeli perusahaan berikut para pengelola (manajer) perusahaan tersebut. 

Coba saja anda bandingkan logika Warren Buffet dengan klub sepak-bola. Kehandalan suatu klub sangat tergantung dari pemain-pemainnya. Tidak ada gunanya anda membeli klub Manchester United dengan harga mahal kalau semua pemainnya memutuskan pindah ke klub lain.






Pos-pos yang berhubungan:
[Pos ini ©2011 oleh Iyan terusbelajarsaham.blogspot.com. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.]

9 comments:

  1. Pak iyan saya mau tanya..
    Saya blm brani trading langsung, jd cari tau ilmunya dulu, kebetulan ketemu ama blog pak iyan.
    Nah yg mau sy tanyakan, menurut pak iyan dari analisis fundamental dan teknikal, analisis mana dulu yg perlu dipelajari?
    Saya juga sudah baca posting tentang faktor yg perlu dilihat untuk memilih analisis fundamental/teknikal di blog bpk, nah yg saya bingungkan kalo mau mempelajari analisis terlebih dulu, sebaiknya melewati urutan step apa dulu? Fundamental tau teknikal? karena belajar juga ada stepnya kan pak gak bisa langsung tumpuk? Hehe
    Lalu, menurut bapak dalam main saham itu mempelajari dulu atau learning by doing? Tentunya agar kerugian tidak terlalu besar untuk pemula (seperti kata bapak, pemula pasti rugi dulu)
    Terima kasih pak..
    Semoga berkenan untuk menjawab..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kebanyakan pemain saham mulainya dari belajar Analisa Fundamental, gagal, lalu beralih ke Analisa Teknikal. Kebalikannya (mulai dari Analisa Teknikal lalu beralih ke Analisa Fundamental) jarang terjadi.

      Berdasarkan fakta di atas, anjuran saya adalah mulai dulu belajar Analisa Teknikal.

      Belajar dulu atau langsung praktek?

      Nah, belajar saham ini mirip dengan belajar (memainkan alat) musik atau belajar olahraga. Harus belajar teori tapi lalu harus langsung dipraktekkan BERULANG-ULANG.

      Belajar teori main gitar tanpa pernah memegang gitar tidak mungkin membuat anda mahir main gitar. Langsung praktek main gitar tanpa belajar teori, berarti anda main gitar sembarangan.

      Ketika praktek belajar saham, agar jangan rugi fatal, pakailah modal seminim mungkin. Silahkan baca pos "Berapa Sebaiknya Modal Awal Main Saham?"

      http://terusbelajarsaham.blogspot.com/2011/05/berapa-sebaiknya-modal-awal-main-saham.html

      Semoga cukup jelas.

      Delete
  2. kami selalu menunggu informasinya yang terkini soal belajar stock dan sebagainya

    ReplyDelete
  3. Apakah belajar trading saham mutlak hrs mengikuti pelatihan2 yg bersifat tatap muka? Apakah klo sy yg sbg pemula hanya mengandalkan internet baik membaca blog2 maupun menonton di youtube bs menjadikan sy trader tangguh dan sukses? tks sebelumnya atas perhatiannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tidak perlu tatap muka.

      Jangan hanya mengandalkan internet, blog, ataupun Youtube utk belajar saham. BELI buku (hardcopy) main saham. BACA dan PRAKTEKkan.

      Delete
  4. Aku masih pelajar bahkan belum punya KTP tapi aku sudah tertarik untuk main saham. Aku berencana kalau sudah paham tentang saham aku pengen main saham. Tapi masih bingung harus belajar dari titik mana???

    Atas perhatiaannya saya ucapkan terima kasih

    ReplyDelete
  5. Silahkan baca halaman "Kurikulum."

    https://terusbelajarsaham.blogspot.co.id/p/kurikulum.html

    ReplyDelete
  6. Pak Iyan mungkin bpk bisa metekonendasikan buku analisis teknikal & fundamental yg bagus dan mudah difahami mengingat saya masih pemula dan tidak memiliki basic ilmu ekonomi? Thx

    ReplyDelete
    Replies
    1. Buku analisa fundamental yang bagus: One Up on Wall Street.

      Silahkan baca pos "Mau Investasi Saham? Baca Dulu Buku Peter Lynch One Up on Wall Street."

      https://terusbelajarsaham.blogspot.co.id/2011/01/mau-investasi-saham-baca-dulu-buku.html

      Buku Analisa Teknikal yang bagus: Technical Analysis of the Financial Market karya John J. Murphy.

      Delete

Pertanyaan dan komentar anda akan saya jawab sesegera mungkin. Maaf, saya tidak menerima pertanyaan dan komentar anonim. Promosi, iklan, link, dll, apalagi hal-hal yang tidak berhubungan dengan main saham TIDAK AKAN ditampilkan.