Wednesday, October 26, 2022

Ilmu Paling Penting di Bursa Saham

Tulis Gerald M. Loeb di buku The Battle for Investment Survival:

 

 

 

In my opinion, far and away the most important thing to master in Wall Street is the tape. It is possible to see only the tape, and nothing else, and make a lot of money.

Menurut saya, ilmu paling penting untuk didalami di bursa saham adalah pergerakan harga. Dengan hanya mengandalkan membaca pergerakan harga, seseorang bisa untung banyak dari saham.

 

The way to learn to read the tape is to try it. Try it, one stock at a time, with small positions. A very few will have the advantage of knowing someone who understands it. Most of the books and courses (excepting a very few) are theoritical.

Cara belajar membaca pergerakan harga saham adalah dengan mencobanya. Cobalah (belajar membaca pergerakan harga saham) dengan membeli satu saham dengan posisi kecil dan ikuti gerak harga saham tersebut. Sedikit orang yang kenal dan tahu orang yang mengerti pergerakan harga saham. Kebanyakan buku dan kursus (kecuali hanya segelintir) hanya berdasarkan teori saja. 

 

Stocks that are high and going higher are good buy. Stocks that are "cheap" and growing cheaper don't interest me from a buying angle.

Saham yang sudah tinggi dan masih naik adalah saham yang layak dibeli. Saham yang "murah" dan bertambah murah tidak menarik bagi saya untuk dibeli.

 

 

Pos-pos yang berhubungan:

[Pos ini ©2022 oleh Iyan terusbelajarsaham.blogspot.com. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.]

 

13 comments:

  1. Pagi pak iyan, artikel baru setelah sekian lama ya pak. Sudah sangat ditunggu2.

    Pak, sy mau tanya ttg definisi "read the tape" yg ada diatas apakah lebih ke arah "price action" ataukah "buy/sell order" ya pak?

    Adakah saran utk bs read the tape yg efektif dan bs eliminir false signal ya pak? Tks

    ReplyDelete
    Replies
    1. "Read the tape" lebih ke arah "price action" alias pergerakan harga.

      Analisa teknikal adalah salah satu cara "read the tape."

      Agar "read the tape" lebih efektif, langkah PERTAMA dan UTAMA adalah HANYA MEMBELI SAHAM UPTREND.

      JANGAN BELI SAHAM TURUN apalagi DOWNTREND.

      Delete
    2. Salam sehat dan sejahtera Pak Iyan, mohon pencerahannya, jika beli saat uptrend, khawatir malah beli dipucuk, bagaimana cara mengetahui bahwa harga masih kuat naik lagi, hingga kita putuskan utk beli.

      Delete
    3. Dear Djefi,

      Kita TIDAK tahu apakah saham masih akan naik setelah kita beli.

      Makanya harus dicoba: Beli saham UPTREND. Kalau setelah anda beli saham turun, relalah untuk CUT-LOSS kalau sudah melewati titik cut-loss yang sudah ditentukan.

      Kalau TAKUT MEMBELI SAHAM UPTREND, kemungkinan besar anda hanya akan bengong saat saham makin naik dan anda semakin takut untuk membeli.

      Delete
  2. Terimakasih pak sarannya utk kembali diingatkan selalu membeli saham yg uptrend

    ReplyDelete
  3. Malam pak, setelah bbrp tahun trading saham skr sy bs merasakan n membuktikan perkataan dr bpk bpk bahwa trading saham itu 'terkesan mudah' dilakukan dalam jangka waktu pendek, namun bila telah dijalankan dlm jangka waktu lama sangat sulit utk bisa mencapai yg namanya profit scr konsisten. Sehingga dlm jangka panjang setelah menang kalah menang kalah dan ternyata setelah dihitung total lebih banyak (atau dalam) kalah nya maka minus lah modal sy.

    Mohon arahan bgmn ya pak sebaiknya agar sy bs meraih profit konsisten dan mengembalikan minus modal sy?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear Unitedhooligans,

      Pada saat mulai bermain saham, (mayoritas) pemula menganggap mereka akan bisa untung konsisten dalam waktu cepat (beberapa bulan sampai satu tahun).

      Setelah gagal untung konsisten dalam waktu yang diharapkan, mereka putus asa dan menganggap tidak mungkin bisa untung konsisten dari bermain saham. Lalu mereka BERHENTI bermain saham.

      Yang sering saya tulis di blog ini: seseorang perlu waktu 2-5 tahun untuk belajar sampai bisa "cari makan" dari bermain saham.

      Tidak bisa cepat.
      Tidak bisa INSTAN.
      Semua perlu waktu.

      Nah, saat belajar sampai 5 tahun itu, hal yang paling penting adalah RUGI TIDAK TERLALU BANYAK. Dan cara agar rugi tidak terlalu banyak adalah cut-loss secepat mungkin kalau posisi rugi.

      Kalau ruginya tidak terlalu banyak, setelah anda BISA untung (relatif) konsisten, kerugian itu bisa dicari balik.

      Kalau ruginya terlalu banyak, biasanya si pemain saham akan menyerah dan tidak melanjutkan belajarnya (sampai 5 tahun).


      Delete
    2. Saat ini memasuki tahun ke 4 saya pak, namun metode yang memberikan untung konsisten sepertinya masih belum ada di tangan saya.

      Apakah yang sebaiknya saya lakukan dan saya benahi untuk menyambut tahun ke empat saya karena saya yakin yang namanya untung konsisten tidak akan datang dengan sendirinya terlebih bila ternyata arah jalan yang saya pilih salah bisa jadi justru akan membawa saya ke titik yang lebih jauh dari tujuan seharusnya.

      Mohon arahannya

      Delete
    3. Oh sudah 3 tahun toh. Berarti anda sudah "pendakian" anda sudah hampir sampai tujuan.

      Kalau anda sudah KONSISTEN CUT-LOSS, langkah berikutnya adalah HANYA MEMBELI SAHAM YANG UPTREND.

      Kebalikannya: JANGAN BELI SAHAM DOWNTREND.

      Uptrend artinya Higher High dan Higher Low.

      (Kebalikannya: Downtrend artinya Lower High dan Lower Low).

      Beli saham uptrend yang (relatif lebih) aman adalah setelah saham sudah lama bertengger di atas harga Low terakhir dan menembus High sebelumnya.

      Tidak semua saham uptrend akan memberi untung, makanya kalau saham tersebut turun harus cepat cut-loss. Lalu cari lagi saham uptrend yang lain.


      Delete
    4. Terima kasih atas arahan dan ide nya pak, akan saya dalami dan bedah lagi.

      Ternyata mmg benar yg pernah bpk sampaikan bahwa belajar (dan mencari strategi) di bursa saham itu seperti sendirian mencari jalan di tengah hutan belantara, sangat membingungkan, melelahkan dan seakan tiada ujung nya. Sebagian besar akan berhenti menyerah dan pasrah, dan hanya sebagian kecil saja yang berhasil membawa hasil.

      Semoga setelah ini saya bisa segera menemukan jalan yang terang. Terimakasih sekali lagi ya pak.

      Delete
  4. Salam pak,

    Mohon infonya pak, dulu dlm bpk mencari metode trading apakah ada memakai software utk back test metode tsb ya pak? Bila menggunakan apakah sy boleh tau apa software yg bisa dipakai utk back test ya pak? Bila sekiranya tidak bisa dijawab disini mohon ijin utk sy tanyakan via email ya pak. Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya TIDAK back-test untuk metode trading saya.

      Metode trading saya test dengan REAL trading. Tapi dengan modal sekecil mungkin. Kalau menguntungkan, saya lanjutkan dan perbaiki. Kalau tidak menguntungkan, saya coba cari metode lain.

      Delete
  5. sharing terus Om ilmunya. Saya ikut pantau aja

    ReplyDelete

Pertanyaan dan komentar anda akan saya jawab sesegera mungkin. Maaf, saya tidak menerima pertanyaan dan komentar anonim/unknown. Promosi, iklan, link, dll, apalagi hal-hal yang tidak berhubungan dengan main saham TIDAK AKAN ditampilkan.