Sunday, January 14, 2018

"Mengapa" Anda Membeli Saham yang Anda Beli?

Di pos "Cara Membeli Saham Untuk Pemula" saya tulis bahwa sebelum anda membeli saham, pertanyaan pertama yang harus anda cari jawabannya adalah beli saham apa dan mengapa.

Pemain saham biasanya tahu saham "Apa" yang mau ia beli. Tapi alasan "Mengapa" ia (berniat) membeli saham tersebut, mayoritas pemain saham tidak bisa menjawab.

Mengapa penting tahu alasan "Mengapa" anda membeli suatu saham?

Joel Greenblatt di buku The Little Book That Still Beats the Market menulis:

Figure 1. Sampul Depan Buku Joel Greenblatt The Little Book That Still Beats the Market

"Choosing individual stocks without any idea of what you're looking for is like running through a dynamite factory with a burning match. You may live, but you're still an idiot."

Memilih saham tanpa punya ide apa yang anda cari adalah seperti berlari di pabrik dinamit sambil memegang korek api yang menyala. Anda mungkin hidup, tapi tetap saja anda seorang idiot.

Coba anda tanyakan diri sendiri: Apa alasan anda membeli saham yang sudah anda beli?

Kalau anda tidak bisa menjawab berarti anda  memang hobi berlari di pabrik dinamit sambil membawa obor yang berkobar-kobar.






Pos-pos yang berhubungan:
 [Pos ini ©2018 oleh Iyan terusbelajarsaham.blogspot.com. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.]

8 comments:

  1. Pernyataan ini nih yang benar sekaligus menohok tapi bisa dijadikan cambuk untuk terus belajar bagi pemula seperti saya,

    "Coba anda tanyakan diri sendiri : Apa alasan anda membeli saham yang sudah anda beli ? Kalau anda tidak bisa menjawab berarti anda memang hobi berlari di pabrik dinamit sambil membawa obor yang berkobar-kobar"

    Sangat inspiratif Pak Iyan. Terima kasih.

    ReplyDelete
  2. Sore Pak Iyan
    Klu sy membeli saham yg berpotensi rebound, berpotensi break out, dan yg uptrend kuat ( seperti anjuran pak Iyan) makanya sblm beli sy pastikan screening dulu saham2 yg likuid di LQ 45. Mohon utk dikoreksi dan komentarnya pak suhu Iyan. Tks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selama anda bisa menjawab "mengapa" anda membeli suatu saham, itu adalah langkah awal yang baik.

      Tahu "mengapa" anda membeli suatu saham TIDAK MENJAMIN pasti untung.

      Tahu "mengapa" anda membeli suatu saham fungsinya adalah untuk menentukan apakah "mengapa" tersebut benar dan menguntungkan.

      Misalkan anda membeli saham A karena (menurut anda) saham tersebut berpotensi rebound.

      Kalau saham tersebut rebound, berarti pengamatan anda benar.

      Kalau saham tersebut tidak rebound, berarti pengamatan anda salah.

      Delete
  3. Salam kenal Pak Iyan,

    setelah membaca tulisan bapak dari awal, saya mendapat banyak ilmu tentang bermain saham yang sangat praktikal sekali, terima kasih banyak pak atas tulisan dan share ilmu yang sangat bermanfaat dan sangat praktikal untuk dilakukan.
    sangat ditunggu pak untuk lanjutan artikel mengenai analisa teknikalnya

    salam dan terima kasih

    ReplyDelete
  4. Pak Iyan, anda menulis dengan sangat baik. Saya pemula pun bisa mengikuti dengan baik. Sangat menyenangkan belajar dari blog ini. Seperti penulisan Novel, yang habis satu lembar, tidak sabar membuka lembar berikut. :)

    Keren.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih untuk komentarnya. Sangat membesarkan hati.

      Delete
  5. Pak iyan alangkah baiknya kalau ada menu arsip,,hehe jd lbih praktis,,maaf

    ReplyDelete
  6. saya BELI PWON karena saham ini harganya waktu itu di bawah 500 ,masuk Lq45, pemiliknya orang terkaya di Ri no 36, basisnya di surabaya kota yg mungkin akan lebih berkembang,saham Properti yg sahamnya hampir tiap hari aktiv ada yg jual beli, Gandaria dan Kokas salah satu usaha di jakartanya,,, ah lupa lagi apa saja.. cuma yakin aja

    ReplyDelete

Pertanyaan dan komentar anda akan saya jawab sesegera mungkin. Maaf, saya tidak menerima pertanyaan dan komentar anonim/unknown. Promosi, iklan, link, dll, apalagi hal-hal yang tidak berhubungan dengan main saham TIDAK AKAN ditampilkan.