Wednesday, November 18, 2015

Belajar Main Saham dari Bahtera Nuh

Mungkin anda pernah bertanya-tanya: Belajar main saham sebaiknya dari mana ya?

Anda bisa belajar main saham dari banyak sumber: anda bisa belajar dari buku tentang saham, anda bisa belajar dari blog saham. Anda bahkan bisa belajar saham dari sesuatu yangsepertinyatidak ada hubungannya sama sekali dengan saham.

Contohnya?

Dari Bahtera Nuh.

Ah, bung Iyan mengada-ngada, gumam anda dalam hati. Moso sih bisa belajar tentang saham dari Bahtera Nuh?

Tidak percaya?

Mari kita bahas.


Figure 1. Noah’a Ark. [Source: rwinnovations]


Everything I Need to Know (about Stock Trading) I Learned from Noah's Ark. Semua Yang Saya Tahu (tentang Main Saham) Saya Belajar dari Bahtera Nuh.


1.  Don't miss the boat. Jangan ketinggalan kapal.

Dalam konteks main saham: Jangan ketelatan beli, juga jangan ketelatan jual.


2. Remember that we are all in the same boat. Ingat bahwa kita semua berada di kapal yang sama.

Dalam konteks main saham: Investor tidak perlu meremehkan trader; trader tidak perlu mencemooh bandar; semua tidak perlu mencela spekulan. Toh kita semua ada di "kapal" yang sama.


3. Plan ahead. It wasn't raining when Noah built the Ark. Rencanakan di muka. Hujan belum turun saat Nuh membangun Bahteranya.

Dalam konteks main saham: rencanakan di muka kapan anda akan membeli, kapan akan menjual, kapan akan cut-loss, kapan tidak bertindak apa-apa. Intinya: sedia payung (trading plan) sebelum hujan (trading).


4. Stay fit. When you're 600 years old, someone may ask you to do something really big. Jaga kebugaran. Ketika anda berusia 600 tahun, seseorang mungkin meminta anda melakukan hal yang besar.

Dalam konteks main saham: Anda harus siaga setiap saat. Anda tidak tahu kapan pasar akan memberi kesempatan untuk mendulang untung.


5. Don't listen to critics; just get on with the job that need to be done. Jangan dengarkan kritikan; lakukan saja pekerjaan yang harus dilakukan.

Dalam konteks main saham: jangan pedulikan gosip, rumor, berita, pendapat orang lain. Lakukan jual-beli saham SESUAI trading plan yang sudah ditetapkan.


6. Build your future on high ground. Bangun masa depan anda di tanah yang tinggi (fondasi yang kuat).

Dalam konteks main saham: bangun masa depan anda dengan terus belajar.


7. For safety's sake, travel in pairs. Untuk alasan keamanan, jalanlah berpasangan.

Dalam konteks main saham: wah, yang ini saya belum temukan analoginya.


8. Speed isn't always an advantage. The snails were on board with the cheetahs. Kecepatan tidak selalu adalah kelebihan. Siput dan cheetah sama-sama ada di bahtera.

Dalam konteks main saham: investasi jangka panjang ataupun trading jangka pendek sama-sama bisa menguntungkan.


9. When you're stressed, float a while. Ketika anda stress, bersantailah sejenak.

Dalam konteks main saham: kalau anda rugi terus-menerus, saatnya berhenti main saham sejenak.


10. Remember, the Ark was built by amateurs; the Titanic by professionals. Ingat, Bahtera dibangun oleh amatir; Titanic dibangun oleh profesional.

Dalam konteks main saham: profesional BELUM TENTU lebih pintar daripada amatir. Jadi, jangan serta-merta percaya 100% pada orang-orang yang memproklamirkan dirinya sebagai profesional.


11. No matter the storm, when you are with God, there's always a rainbow waiting. Walaupun badai mendera, ketika anda bersama Tuhan, selalu ada pelangi yang menanti.

Dalam konteks main saham: walaupun kondisi pasar buruk, kalau anda konsisten dengan trading plan, suatu saat pasar akan membaik dan anda akan menikmati hasil kerja keras anda.


(Quotes source from inlightimes.com – image source: rwrinnovations)






Pos-pos yang berhubungan:
[Pos ini ©2015 oleh Iyan terusbelajarsaham.blogspot.com. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.]

7 comments:

  1. sangat bermanfaat memberikan saya(beginner) gambaran dan semangat untuk terus belajar main saham . trimakasih pak .

    ReplyDelete
  2. Ketemu lagi dgn artikel terbitan baru nya, tks Bang Iyan. Saya mau tanya utk item no 1 dan no 3, bagaimana mengenai fraktal Bang Iyan. Artinya jika kita beli sore berarti kita bisa saja melihat bahwa candlestick sdh sempurna terbentuk (saham yg kita sdh planning tentunya), Lalu jika kita rencana beli besok (saham yg kita sdh planning tentunya), apakah harus memakai fraktal gak. Seberapa pentingkah fraktal itu? Kadang kelihatan sepertinya ketinggalan kreta jadinya. Tergantung fraktal nya, apakah memakai 1 fraktal, atau 2 fraktal utk lbh yakinnya. Terimakasih Banyak Bg Iyan.. Sukses slalu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ronald Albert,

      Saya tidak mengerti apa yang anda maksud dengan fraktal. Bisa tolong dijelaskan?

      Delete
  3. Mksd sy, beli jika menyentuh satu fraktal diatas harga closing. Seumpama SMRA closed diharga 1455. Lalu pada pagi hari setelah pre opening kita planningkn utk buy smra 1 fraktal diatas 1455 yaitu jika menyentuh 1460. Dan yg sy tanyakan juga apakah benar para professional trading spt Bg Iyan adalah lebih baik masuk pasar (beli) di preclosed session dua dibanding drpd besok pagi? Terimakasih bg Iyan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Fraktal yang anda maksud adalah "fraksi harga"?

      Semua tergantung Trading Plan anda.

      Kalau Trading Plan anda adalah "BELI bila harga (Pre-) Close >= (misalnya) 1450," berarti anda HARUS BELI pada SAAT SMRA close di 1455. BUKAN beli esok hari pada opening.

      Kalau Trading Plan anda adalah "Bila SMRA Close >= 1450, BELI BESOK PAGI saat market buka," berarti anda BELI pada Open besok.

      Delete
  4. Sedikit masuk dari saya, untuk "For safety's sake, travel in pairs "
    kalo di Saham , untuk mengamankan posisi dalam trading harus ingat 2 hal penting yaitu : take profit dan cut loss. yang pertama mengamankan untung dan yang kedua mengamankan modal.

    ReplyDelete

Pertanyaan dan komentar anda akan saya jawab sesegera mungkin. Maaf, saya tidak menerima pertanyaan dan komentar anonim. Promosi, iklan, link, dll, apalagi hal-hal yang tidak berhubungan dengan main saham TIDAK AKAN ditampilkan.