Thursday, June 5, 2014

Saham Termahal Di Bursa Efek Indonesia

Tahukah anda apa saham paling mahal saat ini secara Rupiah di Bursa Efek Indonesia?

Apakah saham Gudang Garam (GGRM)?

Harga (Close) GGRM di Rp 53.500 pada tanggal 03 Juni 2014 membuat GGRM masuk kategori saham mahal secara Rupiah. Tapi GGRM bukan saham paling mahal.

Gimana kalau HM Sampoerna (HMSP)?

Dengan harga Close Rp 68.400 pada tanggal 03 Juni 2014, HMSP lebih mahal daripada GGRM. Tapi, HMSP juga bukan saham paling mahal di Bursa Efek Indonesia.

Nyerah?

Saham paling mahal secara Rupiah di Bursa Efek Indonesia saat ini—Juni 2014adalah Multi Bintang Indonesia (MLBI). Harga (Close) MLBI pada tanggal 03 Juni 2014 adalah Rp 1.100.000 per saham.

[Catatan: Saham MLBI melakukan stock-split 1 saham lama menjadi 100 saham baru, Cum Date 05 November 2014.]

Anda tidak salah baca. Harga per lembar saham MLBI adalah satu juta seratus ribu rupiah.

Karena membeli saham di pasar regular BEI minimum adalah 1 lot dan sejak Januari 2014 satu lot adalah 100 lembar (silahkan baca pos "Dampak Perubahan Satuan Lot & Fraksi Harga Saham") berarti kalau anda mau membeli saham MLBI, anda harus menyiapkan uang minimum Rp 110 juta.

Perlu saya ingatkan bahwa saham ini TERMAHAL SECARA RUPIAH. Tapi secara analisa fundamental, saham tersebut belum tentu mahal. Bisa saja saham MLBI ini masih murah menurut indikator analisa fundamental tertentu. Silahkan baca pos "Apa Inti Analisa Fundamental." 

Dengan harga Rupiah mahal, apakah saham MLBI masih menarik untuk dibeli?

Terus terang saya tidak tahu.

Tapi menurut saya, pemain saham yang membeli MLBI bukan tipe trader karena saham ini tidak liquid (tidak banyak transaksinya). Pembeli MLBI kemungkinan besar adalah tipe investor jangka panjang yang mengharapkan dividen. (Kalau anda tidak tahu arti dividen, silakan baca pos "Arti Istilah 'Dividen' Saham.")

Nah, tentang dividen, pada bulan Juni 2014 ini MLBI akan membayarkan dividen final tahun 2013 dengan jadwal sebagai berikut:

Cum Dividen: 05 Juni 2014
Ex Dividen: 06 Juni 2014
Tanggal Pembayaran Dividen: 24 Juni 2014
Dividen per saham: Rp. 46.076.


Sedikit informasi tambahan tentang saham MLBI:

Harga tertinggi MLBI adalah Rp 1.500.000 per saham, terjadi pada bulan Mei 2013.

Harga MLBI di Januari 2009 adalah sekitar Rp 60.000.

Dividen per saham tahun 2009: Rp 16.150.
Dividen per saham tahun 2010: Rp 21.279.
Dividen per saham tahun 2011: Rp 24.074.
Dividen interim per saham tahun 2012: Rp 6.950.
Dividen final per saham 2012: Rp 14.566
Dividen interim per saham tahun 2013: Rp 9.500.
Dividen final per saham tahun 2013: Rp 46.076.

(Sumber: Laporan Keuangan Multi Bintang Indonesia di multibintang.co.id dan Data KSEI untuk saham MLBI.)


Mari kita berandai-andai.

Misalkan anda membeli MLBI di tahun 2009 di harga Rp 60.000. Jumlah dividen yang anda dapat dari tahun 2009 sampai dengan Juni tahun 2014 adalah Rp 138.595. Setelah dipotong PPh (pajak penghasilan) dividen 15%, jumlah yang anda terima Rp 117.805.

Dividen selama 5 tahun terakhir ini hampir 2 x lipat harga beli saham MLBI tersebut. Jadi kalau anda memegang saham MLBI sejak tahun 2009, saham tersebut sudah terbayar dari dividen yang anda dapat. Dan anda masih mengantongi dividen hampir selipat dari harga beli saham.

Tambahan lagi, saham MLBI anda masih laku dijual Rp. 1.100.000 per lembar, 19 x lipat dari harga beli. Jadi total jenderal anda mendapat untung 20 x lipat dalam 5 tahun.

Nah, kalau saya adalah investor jangka panjang, saham yang akan saya pegang untuk jangka panjang adalah saham seperti MLBI ini.

Aaah, berandai-andai emang enak ya.






Pos-pos yang berhubungan:
[Pos ini ©2014 oleh Iyan terusbelajarsaham.blogspot.com. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.]

8 comments:

  1. Kayaknya pak Iyan kasih sinyal buat beli GGRM ato HMSP untuk jangka panjang yah...cmiiw

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah bung Herry bisa aja ah. Hehehe. Saya kan tidak merekomendasi saham spesifik di blog ini.

      Delete
  2. Bagaimana pengaruh dengan jumlah total lembar saham yang dimiliki oleh setiap perusahaan tersebut Pak Iyan? apakah mungkin harga sahamnya mahal tapi jumlah total lembar sahamnya sedikit? *maaf klo ga nyambung maklum newbie masih perlu banyak belajar,, :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saham berharga Rupiah mahal seperti MLBI umumnya tidak liquid. Artinya, tidak banyak transaksinya.

      Saham tidak liquid disebabkan sedikitnya jumlah saham yang beredar (di pasar).

      Delete
  3. Pak Iyan sy pemula pake ipot, baru sj jadi rek RDI nya. Sy masih bingung menentukan saham mana yg bisa di beli nantinya akan naik. Sy baru bisa baca chart candelstik dan volume sj,indikator lain belum bisa. Kemarin saham turun ,hari ini sy pantau chart live saham tersebut ternyata IHSG naik dan saham tersebut mengikuti uptrend. Bisakah acuan tersebut u sy membeli saham tersebut ? mohon pengarahannya ,sy pengin treding seperti anda.Trimakasih sebelumnya

    ReplyDelete
  4. Bung Tri,

    Di halaman "About" saya memberitahu bahwa saya tidak merekomendasi saham spesifik.

    Trend tidak bisa disimpulkan hanya dari IHSG yang naik atau turun.

    Silahkan anda buka halaman "Kurikulum" dan membaca pos-pos yang sesuai kondisi anda.

    ReplyDelete
  5. Yang ingin saya tanyakan Pak Iyan, dan saya sangat penasaran sampai sekarang, tapi saya gugling2 nggak nemu alasannya.

    Kenapa ya MLBI kok harganya bisa naik sampai 1.000.000. Kalau dari chart, MLBI ini kan melantai thn 1995 harga awalnya cuman sekitar 6.000 saja... ciyus itu naik sampai 1.000.000?

    Apa karena kerjanya cemerlang atau bagaimana Pak Iyan? Dan saya agak janggal aja, soalny sering MLBI harga sahamnya sehari nggak gerak. Misal harga OHLC nya 171.000 semua.

    Terima kasih Pak Iyan

    Salam sukses

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya nota-bene adalah analis teknikal. Jadi, saya tidak (lagi) mendalami MENGAPA suatu saham harganya naik atau turun.

      Pertanyaan anda lebih cocok diajukan kepada Analis Fundamental.



      Delete

Pertanyaan dan komentar anda akan saya jawab sesegera mungkin. Maaf, saya tidak menerima pertanyaan dan komentar anonim. Promosi, iklan, link, dll, apalagi hal-hal yang tidak berhubungan dengan main saham TIDAK AKAN ditampilkan.