Friday, March 8, 2013

Bagaimana Cara Membeli Saham Indonesia

[Pos ini ©2013 oleh Iyan terusbelajarsaham.blogspot.com. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.]


(Catatan: Untuk anda yang SERIUS mau belajar main saham, silahkan telusuri halaman "Kurikulum.")


Kalau anda ingin membeli saham-saham perusahaan Indonesia yang sudah go-public, bagaimana caranya?

Apakah bisa beli saham tersebut di bank? Atau beli langsung ke perusahaan bersangkutan?

Tidak begitu.

Kalau anda mau membeli saham di Indonesia, anda harus melakukannya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Tapi transaksi ini TIDAK BISA anda lakukan sendiri walaupun anda datang langsung ke BEI. Semua transaksi di Bursa Efek Indonesia hanya bisa anda lakukan melalui broker/perantara pedagang saham.   

Jadi, langkah pertama untuk membeli saham adalah membuka rekening di perusahaan perantara perdagangan efek saham. Perusahaan ini biasa disebut sekuritas atau broker. (Perhatikan: broker bisa diartikan perusahaannya ataupun orangnya.)

Untuk mengetahui perusahaan broker saham yang ada di kota anda atau di kota terdekat, anda bisa lihat di situs di WWW.IDX.CO.ID di tab: Anggota Bursa: Anggota Bursa di Kota Anda.

Apa saja syarat membuka rekening saham (dokumen yang diperlukan, minimum deposit awal, biaya transaksi, dll) bisa anda tanyakan langsung ke masing-masing broker. (Mohon jangan tanya saya karena saya bukan broker.)

Pertanyaan berikut anda kemungkinan adalah: Sekuritas/Broker Mana Yang Bagus? Untuk mendapat jawaban pertanyaan ini, silahkan baca pos "Sekuritas/Broker Mana Yang Bagus?"

Perlu anda ketahui bahwa rekening transaksi saham yang disediakan sekuritas saham secara garis besar ada dua macam: full-service atau online-trading. Full-service account artinya anda dilayani broker (manusia) via telepon dan anda tidak perlu memasukkan sendiri order jual atau order beli. Online-trading artinya anda tidak dilayani manusia tetapi anda melakukan jual-beli saham sendiri langsung melalui internet di situs broker/sekuritas tersebut.

Untuk melakukan jual-beli saham, anda tidak perlu datang ke perusahaan sekuritas. Anda bisa lakukan via telepon (untuk rekening full-service) atau anda bisa lakukan via internet (untuk rekening online-trading.) 

Akhir-akhir ini, rekening saham yang gencar ditawarkan adalah  jenis online trading.

Kenapa lebih diarahkan ke online-trading?

Pertama, minimum deposit untuk online-trading biasanya jauh di bawah minimum deposit rekening full-service.Untuk rekening full-service, minimum deposit biasanya puluhan juta rupiah.  Untuk rekening online-trading, ada perusahaan broker yang menetapkan minimum deposit hanya satu juta rupiah.

Kedua, biaya transaksi online-trading, relatif lebih murah daripada full-service karena perusahaan sekuritas tidak perlu menyediakan pegawai untuk melayani anda bertransaksi. 

Kalau anda serius mau main saham, silahkan buka dulu rekening transaksi saham. Setelah membuka rekening dan siap membeli saham, silahkan baca pos "Cara Membeli Saham Untuk Pemula."
 






Pos-pos yang berhubungan:

65 comments:

  1. malam pa, saya baru menemukan blog ini, dan saya merasa informasi yang bapa share sangat berguna bagi saya. Saya tertarik dengan saham namun sampai saat ini belum pernah melakukan trading.

    saya ingin bertanya apakah ada semacam account demo jual beli saham di bursa? bila ada di manakan saya dapat memperoleh nya?

    terima kasih pa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepertinya sih ada account "virtual trading" saham, tapi saya sendiri tidak tahu siapa providernya. Maaf.

      Kalau anda sudah buka rekening online-trading, anda bisa melihat pergerakan "real" harga saham. Lalu Randy bisa melakukan "simulasi" sendiri. Cepat atau lambat, anda harus berhubungan dengan "real" market.

      Delete
  2. pagi pa, kmrn saya sempat memperhatikan saham TKGA, dan saya liat bbrp minggu terakhir ini dia harga nya naik dari 250 ke 930.

    tapi kmrn saya liat untuk saham TKGA ini, hanya ada harga untuk table Bid saja, dan tidak penawaran harga pada table offer..

    apakah ini berarti tidak ada yang berminat untuk membeli saham tersebut setelah harga saham tersebut naik ke 930?

    kalo kita memiliki saham TKGA ini, apakah ini berarti "end of the world"? hehe..

    sekadar info, biar bapa ga bingung, saya memiliki account virtual tapi hanya bisa memantau harga sajah, tidak bisa untuk jual beli virtual nya, tapi skrg sudah habis masa pakai nya.. hehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau ada Bid tapi tidak ada Offer, berarti ada yang mau beli tapi tidak ada yang jual. Situasi ini BULLISH.

      Sekedar info, TKGA melakukan aksi korporasi RIGHT ISSUE yang perdagangan Right-nya berakhir pada tanggal 21 Maret 2013.

      Drpd pake virtual account, mending cepat buka rekening sesungguhnya. Bisa mantau harga, bisa jual-beli.

      Delete
  3. Selamat malam, Pak.

    Selama ini saya terus belajar tentang saham, dan sedikit demi sedikit ilmu saya bertambah. Tapi sampai saat ini justru saya masih awam dengan yang namanya Forex dan Index Berjangka.
    1. Apa sih perbedaan antara investasi di saham, forex, dan Index Berjangka?
    2. Apa kelebihan dan kekurangan dari forex dan Index Berjangka dibandingkan dengan saham?

    Terima kasih sebelumnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. 1. Cukup banyak perbedaan investasi saham, forex, dan Indeks Berjangka. Saya sekarang hanya mendalami saham, jadi saya tidak tahu banyak ttg forex dan Indeks Berjangka.

      2. Saya tidak punya pengalaman di forex dan Indeks Berjangka, jadi saya tidak kompeten untuk menjawab.

      Delete
  4. malam pak iyan saya mau tanya nih tentang cara order saham masih bingung soalnya. jika kita sudah punya rekening di sekuritas terus nanti kita mau order gmana simulasinya. bedanya akun reguler dan intraday apa ya? kalau kita beli pas sesi 1 terus saya jual di sesi ke 2 apa itu bisa dilakukan di akun reguler pak? terus apa orderannya secepat itu begitu beli dan langsung bisa jual atau harus menunggu berhari hari.

    satu lagi pak. cara kita menganalisa candlistik/tehnikal saham dmana pak? apa disetiap sekuritas sudah ada platform seperti di broker forex yang lengkap (metatrader 4)? itu dulu pak terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau anda sudah buka rekening saham, anda akan tahu dengan mudah jawaban pertanyaan anda.

      Akun regular dan intraday, setahu saya, diterapkan karena alasa MARGIN dan hanya ada di broker tertentu. Silahkan tanya langsung ke broker masing-masing.

      Mengenai mekanisme beli dan jual saham, silahkan baca pos "Pasar Regular, Tunai, Negosiasi di Bursa Saham Indonesia."

      http://terusbelajarsaham.blogspot.com/2012/07/pasar-regular-tunai-negosiasi-bursa.html

      Setiap sekuritas menyediakan grafik dengan berbagai macam analisa.

      Delete
  5. Malam pak,saya Andreas saya ingin skali belajar main saham, saya mw tanya bisa ga kita main saham dgn kondisi kita lgi bekerja sesuai dgn jam kerja jam.8pgi - 5 sore,klo bisa caranya gmna manajnya? Klo ga, kira2 apa yg bisa saya lakukan tuk mengatasinya..

    Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Andreas,

      Kalau anda tidak bisa memantau saham setiap saat, cobalah jadi investor JANGKA PANJANG.

      Dengan begini, anda hanya perlu memantau saham sekali dalam beberap hari, atau bahkan beberapa minggu.

      Delete
  6. pagi pak...

    waah saya salut dengan bapak, terimakasih sudah membuat blog ini.
    Saya tertarik untuk belajar saham, dan tentunya ingin melakukannya juga. Tapi, sejauh ini saya belum mengerti caranya.

    Sepertinya jadi INVESTOR JANGKA PANJANG sesuai dengan saya pak. Mohon petunjuknya pak. :)

    ReplyDelete
  7. pagi pak...

    waah saya salut dengan bapak, terimakasih sudah membuat blog ini.
    Saya tertarik untuk belajar saham, dan tentunya ingin melakukannya juga. Tapi, sejauh ini saya belum mengerti caranya.

    Sepertinya jadi INVESTOR JANGKA PANJANG sesuai dengan saya pak. Mohon petunjuknya pak. :)

    ReplyDelete
  8. siang pak sy ismail, sy juga tertarik belajar saham kira2 langkah apa dulu pak klw orang baru sprti saya, maksudx spy saya belajar bertahap, misalnya saya sudah pilih brokerx, trus langkah apalagi sy lakukan, tlong pencerahanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silahkan baca halaman About.

      Baca semua pos ber-label "Pemula."

      Delete
  9. jadi tertarik sekali utk ikut investasi jangka panjang.. ..

    ReplyDelete
  10. Sore Pak..terima kasih informasi dan ilmu yang bapak sampaikan di dalam blog ini...saya tertarik untuk bermain saham...memang tahap awal ini saya masih mencari tau sebanyak mungkin informasi mengenai seluk beluk saham, dari tahap paling awal mencari broker, membuka account, sampai menentukan harus membeli saham seperti apa...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selamat mencoba. Selalu ingat tiga hal yang paling penting: cut-loss, cut-loss, cut-loss.

      Delete
    2. Selamat pagi pak... Kalau saya ingin investasi saham sebagai investor jangka panjang, masih perlukah cut loss?

      Delete
    3. Investasi jangka APAPUN harus tetap melakukan cut-loss.

      Delete
  11. Malam pak Iyan. sy mau tanya, misal kita sdh menentukan level cut loss di 700. Hasil pengamatan sesi 1, harga masih baik baik saja, di atas 700. Di sesi 2 baru sempat mantau lagi, harga sdh di bawah 700, apakah kita langsung jual di bid berapapun (di bawah 700, krn kl antri di 700 rasanya nggak bakal dapat) atau nunggu besoknya pak?
    Makasih,
    Adi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Titik cut-loss adalah harga "trigger" (pemicu) untuk melakukan cut-loss. Titik cut-loss tidak berarti kita harus cut-loss di harga tersebut.

      Jadi kalau anda menentukan level cut-loss di 700 dan harga saham sekarang sudah di bawah 700, anda HARUS cut. Tidak peduli harganya berapanya.

      Nah, kalau titik cut-loss yang ditentukan adalah 700, tapi harga saham sekarang 500, yang harus dipermasalahkan, kenapa anda tidak sempat "memantau" harga?

      Kalau memang anda tidak bisa terus-menerus memantau harga saham, silahkan pakai sistem online-trading yang ada fasilitas cut-loss otomatis.

      Delete
  12. Oh bgt ya pak. Jadi nggak peduli bhw nnti bisa naik lagi, pokoknya hrs di cutloss di harga itu ya. Krn kita nggak pernah tau harga akan kembali naik atau turun semakin dalam ya pak. Kalau posisi beli gmn pak? Kl kita sdh set beli di harga 700 tp ternyata opening sdh di atas itu, smp kenaikan berapa % kita (anda) boleh kejar?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau titik cut-loss sudah terpicu, pokoke anda harus(nya) cut-loss. Tapi biasanya, pemain saham malah enggan cut-loss, mau menunggu harga (agak) naik sedikit. Yang terjadi, kemungkinan besar, adalah saham turun lebih dalam dan ruginya tambah besar.

      Kalau beli, apakah harus kita kejar atau tidak, lebih tergantung pada kondisi market apakah Bullish atau Bearish. Kalau market Bullish, mungkin lebih baik dikejar. Kalau market Bearish, mungkin lebih baik tunggu.

      Ingat: dalam bermain saham tidak ada yang absolut. Anda akan makin tahu dengan bertambahnya pengalaman.

      Delete
  13. Ok pak Iyan. Matur nuwun. Ur blog is cool!!!! Love it

    ReplyDelete
  14. selamat siang pak, saya tertarik ingin membeli saham ASII kemarin saya pantau ditutup dengan harga 6700 per lembar,. yang ingin saya tanyakan setelah kita membuka rekening di salah satu tempat misalnya danareksa sekuritas, langkah apa lagi yang selanjutnya saya ambil? apakah kita tetap menerima dividen jika hanya membeli dibawah 10 lot??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Walaupun anda cuma punya 1 lot (atau bahkan 1 lembar), anda tetap berhak mendapat dividen.

      Kalau anda tidak menjual saham tersebut pada Cum Dividen, anda berhak mendapat dividen. Silahkan baca pos "Arti Istilah 'Cum' dan 'Ex' Dividen."

      http://terusbelajarsaham.blogspot.com/2011/07/arti-istilah-cum-dan-ex-dividen.html

      Perusahaan sekuritas akan mengkredit akun anda ketika dividen sudah dibayar oleh emiten.

      Delete
  15. malam pak, saya pemula dan ingin belajar tentang cara memulai berinvestasi di saham. bisa di pandu untuk memulai open account yang dipercaya dan mudah? jika bisa, disertakan modal awal untuk berinvestasi. saya baca salah satu artikel, dikatakan bahwa ada broker yang bisa dimulai hanya dengan modal 1 juta rupiah... mohon pencerahannya. terimakasih.

    ReplyDelete
  16. Permisi pak iyan. Saya sebagai orang awam pengen tahu antara transaksi full service dengan online trading resiko rugi lebih besar mana? Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untung rugi TIDAK tergantung full-service atau online-trading.

      Kalau broker (manusia) full-service cukup berpengalaman dan tidak mementingkan komisi, ia bisa membimbing anda ke arah yang benar. Tapi, kebanyakan broker tidak mengerti banyak main saham. Tujuan utama mereka adalah "menjual" transaksi dan mendapatkan komisi.

      Kalau online-trading, semuanya tergantung anda sendiri. Wong anda tidak berhubungan langsung dengan manusia.

      Delete
  17. kalau online trading apa ada indikatornya terutama MA yang namanya LSMA atau Linear Square Moving Average. atau hanya bisa jual/beli.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Online-trading menyediakan indikator untuk trading. Tentang tersedia atau tidaknya LSMA, silahkan tanya ke sekuritas masing-masing.

      (Saya sebelumnya tidak tahu ada MA yang namanya LSMA.)

      Delete
    2. Mungkin maksud rekan Rahmat, Least Squares Moving Average.

      BTW, indikator yang ada pas trading sebaiknya sesederhana mungkin. Saya saja kalau disuruh pakai MA hanya akan memakai yang Simple atau Exponential saja. Bukan apa-apa, pengalaman saya menunjukkan kalau semakin rumit versi MA-nya, semakin banyak noise/sinyal palsu yang diberikan oleh indikator.

      Lebih baik kalau rekan rahmat fokus saja dulu ke interpretasi price action dasar seperti yang diajarkan rekan Iyan di blog ini, ini akan sangat membantu ketika nanti mau membaca dan menafsirkan candlestick chart.

      Delete
    3. Bung Willy, terima kasih untuk komentar dan penjelasannya.

      Sepertinya Least Square Moving Average lebih populer di FOREX trading daripada stock trading.

      Delete
  18. Sama-sama, Bung Iyan. Percaya atau tidak, saya sudah pernah melihat Forex chart dengan segala indikatornya yang bahkan bisa lebih abtrak daripada lukisan Picasso.

    Saya sudah kapok memakai banyak indikator yang aneh-aneh di Forex karena terus menjerumuskan saya, sekarang saya hanya mengandalkan 100% candlestick chart dan price action di Forex. Hanya kalau di stock market saya masih memakai beberapa indikator dasar karena alasan pribadi, yang cepat atau lambat tidak akan lagi saya pakai jika saya sudah cukup skill dan experience dengan price action saja di Forex.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semakin banyak indikator yang kita pakai, semakin memusingkan.

      Seperti bung Willy, saya juga selalu mencari indikator yang sederhana saja.

      Tapi pemain pemula biasanya memakai prinsip: makin rumit makin keren. :D

      Delete
  19. Bej alamatnya dmn pak?apa sekuritasnya jg ada di bej?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Anda sudah membaca pos di atas dengan teliti? Bacalah sekali lagi.

      Bursa Efek Jakarta (BEJ) sudah berubah nama menjadi Bursa Efek Indonesia (BEI).

      Delete
    2. Halo kawan Zen,

      coba daftar ke program pendidikan investasi saham rutin bagi masyarakat awam (tanpa biaya, gratis!) dari IDX (Indonesian Stock Exchange) setiap minggu. Program ini selalu penuh, jadi daftar tunggunya lumayan panjang untuk beberapa minggu ke depannya.

      Mengenai alamat IDX dan jadwal pelatihan IDX ya silakan google sendiri, mau sukses main saham mesti ada usaha sendiri juga dong. ;)

      Biasanya IDX menunjuk sekuritas tertentu sebagai pembicara hari tersebut, dan sekuritas itu juga melayani pembukaan rekening saham langsung di tempat dengan deposit awal ratusan ribu rupiah saja. Ok?

      Delete
    3. Bung Willy, terima kasih saran dan komentarnya.

      Delete
  20. mohon maaf pak saya mau tanya
    ( hal ini sudah lama sekali membuat saya penasaran ) :

    1. saya pernah lihat di sebuah film, tentang orang yang membeli saham tapi dia punya wujud fisiknya ( dia memegang berlembar-lembar surat ). nah jika saya melihat di zaman sekarang. apakah jika kita membeli saham ( yang tidak online trade ) apakah nanti kita memegang surat-surat ASLI lembar-lembar saham seperti itu pak ?

    2. dan jika kita simpan hingga misal 10-20 tahun apakah surat saham itu tetap masih berlaku ?

    3.apakah bedanya saham dan obligasi dan surat berharga ?

    Saya sangat berterima kasih atas jawaban anda

    ReplyDelete
  21. 1 & 2. Silahkan baca pos "Arti Istilah Scriptless Trading di Bursa Efek Indonesia."

    http://terusbelajarsaham.blogspot.com/2012/04/arti-istilah-scriptless-trading-di.html

    3. Saham adalah bentuk KEPEMILIKAN pada sebuah perusahaan. Obligasi adalah bentuk PINJAMAN pada sebuah perusahaan.

    Obligasi adalah surat hutang, jadi pembeli obligasi mendapat bunga. Dan pada saat jatuh tempo, pokok hutang akan dibayar penuh kepada pemegang obligasi.

    ReplyDelete
  22. blog bagus om, nama saya Krisna
    begini, saya siswa kls3 smp yng pngin main saham, krn itu saya pngin tanya:
    a. apakah anak seumuran saya bisa/ diperbolehkan transaksi saham?
    b. ataukah saya harus menunggu hingga punya KTP?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setahu saya anda harus punya KTP dan NPWP untuk membuka rekening saham. Tapi, silahkan tanya ke perusahaan sekuritas masing-masing.

      Delete
    2. maaf, kalau cara daftarnya bagaimana ya?

      Delete
    3. Tanya ke perusahaan broker masing-masing.

      Delete
  23. kalau kita beli saham terus ga kita jual jual apa kita dapat keuntungan?
    atau harus kita jual pas harga naik supaya dapat keuntungan?
    mohon penceraan karena baru mau mempelajari, dari pada judi online manding mempelajarin ini hehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau saham tersebut ada dividennya, anda akan mendapat dividen. Silahkan baca pos "Arti Istilah'Dividen' Saham."

      http://terusbelajarsaham.blogspot.com/2011/05/arti-istilah-dividen-saham.html

      Delete
  24. maaf pa saya mau tanya,apakah ada batasan umur untuk bermain saham jujur saya baru anak kuiahan 20 tahun tepatnay hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setahu saya tidak ada batasan umur. Tapi anda harus punya KTP/tanda pengenal dan NPWP.

      Delete
  25. Pak, saya baru pertama kali mau mencoba bermain saham. Boleh minta usul bagaimana memulainya jika ingin main di saham blue chip?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Karena pertanyaan Tri tidak spesifik, silahkan buka halaman "Kurikulum" dan baca pos-pos yang sesuai dengan kondisi anda.

      http://terusbelajarsaham.blogspot.com/p/kurikulum.html

      Delete
  26. Pak iyan,terima kasih untuk blognya yang sangat bagus.
    dapatkah bapak bantu menjelaskan bagimana profit taking bisa terjadi? harga saham yang sedang trend naik hari berikutnya menjadi turun.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Harga saham selalu bergerak naik dan turun. Kalau anda bilang "sedang trend naik, hari berikutnya menjadi turun", itu belum tentu benar TREND nya sedang naik. Bisa saja trend-nya SIDEWAY. Atau bahkan DOWNTREND.

      Anda harus mengerti dan mendalami konsep Trend. Langkah pertama adalah mengetahui DEFINISI Trend. Silahkan baca pos "Definisi Uptrend, Downtrend, Sideway."

      http://terusbelajarsaham.blogspot.com/2013/07/definisi-uptrend-downtrend-sideway.html

      Delete
  27. Selamat pagi pak

    Mohon info bagaimana kita mengelompokan bahwa suatu saham masuk lapis kedua atau bukan?.

    Salam
    Sam

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saham apa saja yang termasuk "blue-chip" atau "lapis kedua" adalah tergantung definisi anda sendiri. Silahkan baca pos "Arti Istilah Saham 'Blue Chip'".

      http://terusbelajarsaham.blogspot.com/2011/04/arti-istilah-saham-blue-chip.html

      Delete
  28. selamat malam pak saya mau bertanya mudah2an berkenan,
    saya ingin memulain saham untuk investasi jangka panjang dengan sistem online trading karena bisa di mulai dengan saldo minimal dan tidak perlu memantau secara rutin apakah hal ini di mungkinkan ? apakah saham yang saya pegang akan terkena semacam biaya adm harian sehingga kalo kita tidak sering2 transaksi saldo kita akan menjadi kosong
    atas pencerahannya saya ucapkan banyak terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apakah memungkinan investasi jangka panjang dengan sistem online trading dan tidak perlu memantau secara rutin?

      Jawaban: Tentu saja memungkinkan.

      Tidak ada biaya untuk memegang saham. Kalaupun ada biaya, adalah biaya Market Info yang dibebankan broker. Tapi ada juga broker yang membebaskan biaya ini. Silahkan tanya ke broker tempat anda berminat membuka akun.

      Sebagai informasi: IPOT (Indo Premier Online Trading) membebankan biaya Market Info Rp 33.000 (saat ini) per bulan. HOTS Daewo Securities tidak ada biaya Market Info.

      Delete
  29. Selamat Siang Bapak, Apakah ada komunitas untuk pemula supaya bisa sharing2. trims

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setahu saya banyak sekali forum-forum diskusi (lebih tepatnya: ngegosip) saham. Saya sendiri tidak tahu karena tidak pernah ikutan. Silahkan google.

      Delete
  30. sore pak, apa lambang jika transaksi kita sudah berhasil pak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cara termudah adalah melihat PORTOFOLIO anda. Apakah saham yang dibeli sudah ada di portofolio. Kalau sudah ada, berarti transaksi beli berhasil.

      Delete
  31. semoga blonya terus ramai pengunjung mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mas Permana Ali,

      Terima kasih sudah mampir dan meninggalkan komentar.

      Delete

Pertanyaan dan komentar anda akan saya jawab sesegera mungkin. Maaf, saya tidak menerima pertanyaan dan komentar anonim. Apapun (iklan, link, dll) yang tidak berhubungan dengan main saham TIDAK AKAN ditampilkan.