Sunday, July 28, 2019

Apa Kelebihan Investasi di Bursa Saham?

Saya tulis di pos "Main Saham BUKAN Cara Cepat Menjadi Kaya" bahwa menurut Gerald M. Loeb "tidak ada yang lebih sulit daripada meraih untung secara konsisten di bursa saham."

[Kalau ada orang yang berusaha meyakinkan anda bahwa SANGAT MUDAH meraih untung di bursa saham KALAU anda membeli sesuatu dari dirinya, peganglah uang anda erat-erat. Jangan berikan uang anda kepada orang yang ingin menjerumuskan anda.]

Kalau sangat sulit meraih untung konsisten di bursa saham, lalu apa gunanya belajar saham?



Tulis Gerald M. Loeb di buku The Battle for Investment Survival:

What are the virtues of Wall Street? Is the subject worth studying at all?

Apa kelebihan berinvestasi saham? Apakah subjek tersebut layak dipelajari?

The principal virtues of Wall Street are its continuous quotations and the comparatively satisfactory liquidity of selected securities. There is no alternative investments, such as, for example, real estate, which can give the "Man of the Street" the ease and low cost of purchase and sale, the ready and frequent appraisal, the high liquidity and the protection from fraud possessed by the active security dealt in an auction market.

Kelebihan utama bursa saham adalah kutipan harga berkesinambungan dan likuiditas saham tertentu. Tidak ada alternatif investasi lain, seperti misalnya properti, yang bisa memberikan orang biasa kemudahan dan biaya murah dalam berjual-beli, taksiran harga terkini, likuiditas dan proteksi dari penipuan sebagaimana yang diberikan saham yang aktif diperdagangkan di bursa saham.

Therefore, by all means, don't pass up Wall Street; but try to make the best of it; realize its pitfalls; don't expect the impossible.

Oleh karena itu, bagaimanapun juga, jangan mengabaikan bursa saham; tapi berusaha cari solusi terbaik darinya; sadari bahayanya; jangan berharap terlalu muluk.






Pos-pos yang berhubungan:
[Pos ini ©2019 oleh Iyan terusbelajarsaham.blogspot.com. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.]

Tuesday, June 11, 2019

Main Saham BUKAN Cara Cepat Menjadi Kaya

Nothing is more difficult, I truly believe, than consistently and fairly profiting in Wall Street. I know of nothing harder to learn...

Tidak ada yang lebih sulit daripada meraih untung secara konsisten di bursa saham.




Into this field the outsider turns for quick and easy profit, or a high income, or a haven of safety. On the average, he gives it less thought than most of his activities, and he is usually careless as to whom he consults or through whom he deals. Frequently he fails to distinguish between results obtained by chance and those secured through knowledge...

Orang awam mengharapkan keuntungan cepat dan mudah dan penghasilan besar dari bursa saham. Umumnya ia hanya meluangkan sedikit waktu dan pikiran untuk hal ini dibanding aktivitas lainnya. Dan ia biasanya ceroboh memilih siapa yang ia percaya. Seringkali ia tidak bisa membedakan antara hasil yang didapat semata-mata karena beruntung dengan hasil yang didapat karena ia benar-benar tahu apa yang ia lakukan.

Knowledge born from actual experience is the answer to why one profits; lack of it is the reason one loses. Knowledge means information and the ability to interpret it marketwise.

Pengetahuan yang didapat dari pengalaman adalah jawaban mengapa seseorang meraih untung; kurangnya pengetahuan adalah alasan mengapa seseorang merugi. Pengetahuan berarti informasi dan kemampuan meng-interpretassi informasi tersebut ke dalam konteks bursa (saham).

--Gerald M. Loeb di buku The Battle for Investment Survival






Pos-pos yang berhubungan:
[Pos ini ©2019 oleh Iyan terusbelajarsaham.blogspot.com. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.]

Saturday, May 11, 2019

Diversifikasi Portofolio Investasi. Perlukah?

Most of today's advisors are telling us to diversify into stocks, bonds, foreign stocks, and perhaps gold, to spread the risk; Loeb tells us to put all eggs in one basket and watch the basket. On this point, he and Buffet agree: it's most profitable to own a few stocks than to diversify for the sake of diversity. "The great fortune," Loeb notes, "are made by concentration."

Mayoritas penasehat (keuangan) menyarankan kita untuk mendiversifikasi (investasi) ke saham, obligasi, saham luar negeri, dan emas, untuk  menyebar resiko; Loeb menyarankan kita untuk menempatkan semua telur di dalam satu keranjang dan menjaga keranjang tersebut. Untuk poin ini, Loeb dan Buffet setuju: adalah lebih menguntungkan memiliki beberapa saham daripada mendiverfikasi (ke banyak saham) hanya semata-mata untuk diversifikasi. "Kekayaan besar," kata Loeb, "adalah hasil dari konsentrasi."



If the market conditions aren't favorable, Loeb sits on his cash for long periods—"it's far better," he says, "to let cash sit idle than to invest it for income."

Kalau kondisi pasar tidak bagus, Loeb memegang uang tunai dalam waktu lama—"lebih baik," kata Loeb, "untuk membiarkan uang tunai duduk santai daripada menginvestasikannya."

--John Rothchild di Foreword buku The Battle for Invesment Survival





Pos-pos yang berhubungan:
[Pos ini ©2019 oleh Iyan terusbelajarsaham.blogspot.com. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.]