The only way to begin is to learn by doing. Here lies the greatest handicap of most investors. They have had no experience.
Satu-satu cara belajar main saham adalah dengan melakukan jual-beli saham. Ini adalah masalah utama mayoritas investor pemula: mereka tidak punya pengalaman.
Years ago, in wondering how one could gain such invaluable market knowledge and yet not pay a prohibitive cost in tuition, I thought of the plan of learning by always maintaining a position not in excess of a hundred shares of an average-priced stock, yet always striving to be long or short the most suitable issue of the moment. This plan takes a minimum of capital. It also results in a minimum of risk, as the beginner is forced to close one commitment before he opens the next.
Beberapa tahun silam, saat memikirkan cara agar seorang pemula bisa mendapat pengalaman main saham tanpa membayar biaya "uang sekolah" (rugi) terlalu besar, saya mendapat ide cara belajar main saham dengan membeli hanya SATU jenis saham sejumlah tidak lebih dari 100 lembar (1 lot). Cara ini memerlukan hanya modal yang kecil. Cara ini juga meminimalisir resiko karena si pemula harus menjual posisi ini sebelum membeli saham lain.
--Gerald M. Loeb di buku The Battle for Investment Survival
Pos-pos yang berhubungan:
[Pos ini ©2019 oleh Iyan terusbelajarsaham.blogspot.com. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.]
Sunday, December 22, 2019
Saturday, November 23, 2019
Carilah Saham Yang Berpotensi Untung Besar
Having decided to invest only in the more active, listed issues for the start at least, the next point is to learn to "invest for appreciation." Every purchase must be considered almost solely on the basis of what it will return in income and appreciation added together and treated as one.
Setelah memutuskan untuk berinvestasi hanya di saham yang besar dan aktif, langkah selanjutnya adalah belajar berinvestasi agar untung. Setiap transaksi saham harus dipertimbangkan berdasarkan keuntungan yang bisa didapat dari dividen dan kenaikan harga saham.
It is absolutely futile to try to get results except by buying into anticipated large gains. It is far better to let cash lie idle than to buy just to "keep invested" or for "income." In fact, it is really vital, and just this one point, in my opinion, represents one of the widest differences between the successful professional and the loss-taking amateur.
Anda tidak akan mendapatkan hasil yang baik kalau anda tidak berusaha mencari dan membeli saham yang berpotensi memberi untung besar. Anda lebih baik memegang uang tunai daripada membeli saham hanya karena "harus berinvestasi" atau hanya mengharapkan dividen. Menurut saya, poin (untuk mencari potensi untung besar) ini adalah yang membedakan antara pemain saham profesional sukses dan pemain saham amatiran rugi melulu.
--Gerald M. Loeb di buku The Battle for Investment Survival
Pos-pos yang berhubungan:
Setelah memutuskan untuk berinvestasi hanya di saham yang besar dan aktif, langkah selanjutnya adalah belajar berinvestasi agar untung. Setiap transaksi saham harus dipertimbangkan berdasarkan keuntungan yang bisa didapat dari dividen dan kenaikan harga saham.
It is absolutely futile to try to get results except by buying into anticipated large gains. It is far better to let cash lie idle than to buy just to "keep invested" or for "income." In fact, it is really vital, and just this one point, in my opinion, represents one of the widest differences between the successful professional and the loss-taking amateur.
Anda tidak akan mendapatkan hasil yang baik kalau anda tidak berusaha mencari dan membeli saham yang berpotensi memberi untung besar. Anda lebih baik memegang uang tunai daripada membeli saham hanya karena "harus berinvestasi" atau hanya mengharapkan dividen. Menurut saya, poin (untuk mencari potensi untung besar) ini adalah yang membedakan antara pemain saham profesional sukses dan pemain saham amatiran rugi melulu.
--Gerald M. Loeb di buku The Battle for Investment Survival
Pos-pos yang berhubungan:
- Pilih Mana: Untung Sekaligus 240juta atau 12 x 20juta? Tanggapan
- Cara Menjual Saham Agar Profit Maksimal
- Arti Istilah "Dividen" Saham
Saturday, October 26, 2019
Mau Belajar Saham? Ya Harus Jual Beli Saham
. . . one must learn by experience the basic principles of successful dealing in securities through trading in active listed leaders, and particularly and must acquire the ability to control personal emotions or fear of loss, or greed for the larger profit, etc., which affect most people's decisions and are very costly.
Seseorang harus belajar prinsip dasar transaksi saham dengan melakukan jual beli saham besar yang aktif, dan harus belajar mengontrol emosi takut rugi, atau emosi serakah ingin untung lebih banyak.
Those who will select and master one medium are far better off than those who must dabble in realty, foreign exchange, commodities, obscure unlisted stocks, foreign bonds, etc.
Mereka yang memilih dan mendalami satu medium adalah jauh lebih baik daripada mereka yang mencoba-coba (bertransaksi) saham, valuta asing, komoditas, saham tak dikenal, obligasi luar negeri, dan sebagainya.
--Gerald M. Loeb di buku The Battle for Investment Survival
Pos-pos yang berhubungan:
[Pos ini ©2019 oleh Iyan terusbelajarsaham.blogspot.com. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.]
Seseorang harus belajar prinsip dasar transaksi saham dengan melakukan jual beli saham besar yang aktif, dan harus belajar mengontrol emosi takut rugi, atau emosi serakah ingin untung lebih banyak.
Those who will select and master one medium are far better off than those who must dabble in realty, foreign exchange, commodities, obscure unlisted stocks, foreign bonds, etc.
Mereka yang memilih dan mendalami satu medium adalah jauh lebih baik daripada mereka yang mencoba-coba (bertransaksi) saham, valuta asing, komoditas, saham tak dikenal, obligasi luar negeri, dan sebagainya.
--Gerald M. Loeb di buku The Battle for Investment Survival
Pos-pos yang berhubungan:
[Pos ini ©2019 oleh Iyan terusbelajarsaham.blogspot.com. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.]
Subscribe to:
Posts (Atom)


